Salurkan Insentif Guru MDTA, Bupati Andi Ina Dorong Penguatan BTQ

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., saat menyalurkan insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Barru. (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barru terus mendorong penguatan kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) di kalangan generasi muda. Langkah ini dinilai sangat krusial dalam membangun karakter keagamaan anak-anak sejak usia dini.

Dorongan tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari. Hal itu ia tegaskan saat menghadiri acara penyaluran insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) se-Kabupaten Barru.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan keprihatinannya terhadap hasil survei kemampuan BTQ anak-anak di daerahnya. Data menunjukkan bahwa capaian literasi Al-Qur’an tersebut masih tergolong rendah, khususnya pada pelajar tingkat SMA.

Kondisi ini tentu harus segera menjadi perhatian serius semua pihak. Pasalnya, Kabupaten Barru selama ini dikenal luas sebagai daerah dengan tradisi keagamaan yang sangat kuat sekaligus identik sebagai kota santri.

Insentif Sebagai Motivasi Guru

Oleh karena itu, peningkatan kemampuan BTQ tidak bisa hanya dibebankan kepada satu lembaga semata. Keterlibatan aktif para pendidik sangat dibutuhkan karena mereka mendampingi anak-anak secara langsung di sekolah maupun madrasah.

“Bapak dan Ibu guru, teruslah bersemangat mengajarkan anak-anak kita membaca dan menulis Al-Qur’an. Ini bukan hanya pekerjaan, tetapi juga amal jariyah yang insyaallah pahalanya terus mengalir,” pesan Bupati.

Ia sangat berharap insentif yang disalurkan ini dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian pahlawan tanpa tanda jasa tersebut. Selain itu, bantuan ini diharapkan mampu memotivasi tenaga pengajar untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran.

Sinergi Baznas dan Rumah Mengaji

Pada agenda yang sama, Andi Ina turut memberikan apresiasi tinggi kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Barru. Keberadaan lembaga ini dinilai sangat vital dalam mendukung program pemerintah daerah untuk membantu masyarakat miskin.

“Terima kasih kepada Baznas Kabupaten Barru yang terus menjadi mitra pemerintah daerah. Zakat yang disalurkan dari masyarakat kembali kepada masyarakat yang membutuhkan dan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Selanjutnya, bupati juga memuji inisiatif pembentukan rumah mengaji khusus perempuan yang sebelumnya digagas oleh Ibu Airin Nisar. Gerakan literasi keagamaan tersebut kini telah berkembang pesat dan memiliki lebih dari sepuluh kelompok belajar.

Sebagai penutup, Bupati Barru menegaskan bahwa penguatan fondasi agama harus senantiasa konsisten. Semua elemen wajib bersinergi demi melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia.

“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Jangan sampai anak-anak kita tertinggal dalam kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an,” tegasnya.

Acara penyaluran dana insentif ini turut disaksikan oleh sejumlah pemangku kepentingan daerah. Mereka yang hadir antara lain perwakilan Kementerian Agama, jajaran Baznas Barru, unsur kepolisian, pimpinan perangkat daerah, staf ahli, serta para guru penerima insentif.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami