
Barru, Petta – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menghadiri prosesi Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII Institut Teknologi Bisnis dan Administrasi (ITBA) Al Gazali yang digelar di Baruga Pettu Adae, Sabtu (27/12/2025). Kegiatan ini menandai tuntasnya satu fase akademik sekaligus awal pengabdian para lulusan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Andi Ina menyampaikan apresiasi kepada para wisudawan dan wisudawati yang berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi melalui proses panjang yang penuh ketekunan dan pengorbanan, baik dari mahasiswa maupun orang tua.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barru dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Gelar sarjana yang diraih hari ini merupakan buah dari kerja keras, pengorbanan, serta doa orang tua dan keluarga yang patut kita syukuri bersama,” ujar Andi Ina.
Pesan Bupati: Hormati Orang Tua dan Amalkan Ilmu
Bupati Barru menyoroti besarnya peran orang tua dalam keberhasilan anak-anaknya menempuh pendidikan tinggi. Menurutnya, tidak sedikit orang tua yang tetap berjuang di tengah keterbatasan demi masa depan anak.
“Sayangi kedua orang tua kita. Jika kelak sudah bekerja, berikan gaji pertama kepada mereka. Uang tidak akan pernah mampu menggantikan kehadiran dan doa orang tua dalam setiap keberhasilan yang kita raih,” katanya.
Ia juga mengingatkan para lulusan agar menjadikan ilmu sebagai amanah yang harus diamalkan dengan kejujuran, keikhlasan, dan tanggung jawab moral, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan persaingan global.
ITBA Al Gazali Diminta Terus Cetak Lulusan Berkarakter
Andi Ina menilai ITBA Al Gazali memiliki peran strategis dalam mencetak sarjana yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan berakhlak. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan nilai keimanan.
“Ilmu tanpa iman akan kehilangan arah, sementara iman tanpa ilmu akan kehilangan daya. Karena itu, jadilah sarjana yang menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai kompas moral dalam mengembangkan teknologi, mengelola bisnis, dan menjalankan administrasi,” tegasnya.
Ia menambahkan, wisuda bukan akhir perjalanan, melainkan awal pengabdian yang sesungguhnya. Pemerintah Kabupaten Barru, kata dia, terus menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
“Kemajuan Barru tidak hanya ditentukan oleh infrastruktur fisik, tetapi juga oleh kualitas intelektual, integritas, dan etos kerja generasi mudanya,” ujarnya.
Rektor Tekankan Kompetensi, Karakter, dan Kontribusi
Sementara itu, Rektor ITBA Al Gazali Barru, Prof. Dr. H. Kamaruddin Hasan, menyampaikan bahwa kebijakan kemampuan baca tulis Al-Qur’an sebagai syarat akademik bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya menjaga nilai kemanusiaan di tengah kemajuan ilmu pengetahuan.
“Kepercayaan lahir dari kompetensi, karakter, dan kontribusi, bukan semata popularitas. Pengetahuan yang dimiliki bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi harus memberi dampak bagi masyarakat dengan landasan adab dan akhlak,” ujarnya.
Wisuda Sarjana Angkatan XXVIII ITBA Al Gazali diikuti oleh 180 wisudawan, terdiri atas 128 wisudawati dan 52 wisudawan.
Perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, Syafruddin, mengapresiasi perkembangan ITBA Al Gazali, termasuk penambahan program studi dan kebijakan yang menempatkan akhlak sebagai fondasi pendidikan.
“Pendidikan tidak berakhir di sini. Jadilah pribadi yang berkompetensi, berkarakter, dan berkontribusi,” pesannya kepada para lulusan.
