Safari Ramadan di Lembae: Wabup Abustan Ajak Warga Garap Potensi Kopi Rp120 Miliar

Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, melaksanakan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Barru di Masjid Al Ittifaqi Lembae, Kelurahan Coppo, Kecamatan Barru, pada malam ke-13 Ramadan, Senin (2/3/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, memaparkan sejumlah capaian signifikan dalam satu tahun masa pemerintahannya saat melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Al Ittifaqi Lembae, Kelurahan Coppo, Senin (2/3/2026). Salah satu poin utama yang disoroti adalah penurunan angka pengangguran yang menyentuh angka terendah dalam sejarah daerah tersebut.

Berdasarkan data yang dipaparkan, angka pengangguran di Kabupaten Barru turun drastis dari 8,6 persen menjadi sekitar 5 persen. Penurunan ini diklaim sebagai dampak langsung dari berbagai proyek strategis yang menyerap ribuan tenaga kerja lokal.

“Kalau dijumlahkan, ribuan tenaga kerja sudah terserap melalui berbagai program. Jadi, tidak benar jika ada yang mengatakan angka pengangguran tidak turun,” tegas Abustan di hadapan jamaah.

Strategi Penyerapan Tenaga Kerja

Abustan merinci beberapa program kunci yang berkontribusi pada penyerapan tenaga kerja, di antaranya pembangunan “Sekolah Rakyat” di Lawallu dengan anggaran Rp270 miliar yang menyerap 320 pekerja, serta pembentukan 18 Koperasi Merah Putih yang memberdayakan sekitar 800 orang.

Selain itu, pengangkatan 2.286 tenaga PPPK Paruh Waktu juga menjadi faktor penentu stabilitas lapangan kerja di Barru. Sektor ekonomi makro pun menunjukkan penguatan dengan pertumbuhan ekonomi yang kini melampaui angka 5 persen, dibarengi penurunan angka kemiskinan menjadi 8 persen.

Peluang Kerja ke Jepang dan Ekonomi Kopi

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati juga memperkenalkan program pengiriman tenaga kerja ke Jepang bagi lulusan SMA/SMK dengan target 1.000 orang dalam lima tahun. Program ini tidak hanya menjanjikan penghasilan tinggi, tetapi juga transfer ilmu dan etos kerja.

“Peserta berpeluang membawa pulang tabungan hingga ratusan juta rupiah setelah kontrak lima tahun. Namun yang paling penting adalah disiplin dan ilmu yang mereka dapatkan di sana,” jelasnya.

Untuk sektor domestik, Pemkab Barru tengah menyiapkan pembukaan 1.000 hektare lahan kopi dengan potensi perputaran ekonomi mencapai Rp120 miliar. Di wilayah pesisir, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih dan budidaya tiram menjadi prioritas untuk memperkuat ekonomi warga nelayan.

Pesan Ukhuwah dan Kewaspadaan Bencana

Mengusung tema mewujudkan Barru yang religius dan maju berkelanjutan, Abustan mengajak masyarakat untuk menjaga persaudaraan dan mengakhiri segala bentuk perselisihan (si bombe-bombe). Menurutnya, kebersihan hati adalah syarat utama keberkahan ibadah puasa.

Di sisi lain, ia juga mengingatkan warga pesisir untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem. Mengingat Barru memiliki garis pantai sepanjang 78 kilometer, potensi angin puting beliung menjadi ancaman nyata yang telah berdampak pada hampir 100 rumah warga dalam kurun waktu terakhir.

Kegiatan Safari Ramadan ini diawali dengan penyerahan bantuan operasional Syiar Ramadan 1447 H kepada pengurus Masjid Al Ittifaqi sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap aktivitas keagamaan masyarakat.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts