

Makassar, Petta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,1 mengguncang wilayah laut di tenggara Selayar, Sulawesi Selatan, pada Kamis malam (1/10/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi pukul 21.20 WIB atau 22.20 Wita.
BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi mengenai korban maupun kerusakan.
Pusat gempa di laut, kedalaman 10 kilometer
Berdasarkan data BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 111 kilometer tenggara Selayar. Lokasi tersebut berada pada koordinat 7,07 Lintang Selatan dan 120,80 Bujur Timur.
Episenter gempa berada di perairan tenggara Pulau Jampea, Kabupaten Kepulauan Selayar. Gempa ini tergolong dangkal. BMKG mencatat kedalaman pusat gempa hanya 10 kilometer.
Informasi gempa tersebut telah disebarkan BMKG melalui layanan informasi gempa bumi dan tsunami InaTEWS.
Getaran terasa di Benteng dan Jampea
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Kepulauan Selayar. Data BMKG mencatat intensitas III MMI di Benteng Selayar dan IV MMI di Jampea.
Kapolsek Pasimasunggu IPTU Haryanto membenarkan bahwa getaran itu dirasakan warga. Saat kejadian, ia sedang berada di Pulau Jampea. Menurut laporan Selayarnews, belum ada laporan kerusakan yang diterima.
Warga diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari BMKG serta pihak berwenang. Masyarakat juga diminta tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.
Selayar pernah diguncang gempa besar
Kepulauan Selayar bukan kali ini saja merasakan guncangan. Pada Desember 2021, sebanyak 3.900 warga mengungsi akibat gempa M 7,4 di Laut Flores, NTT, dan rangkaian gempa susulannya.
Karena itu, warga disarankan memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal setelah gempa. Pastikan tidak ada retakan atau kerusakan yang membahayakan sebelum kembali beraktivitas di dalam rumah.
BMKG belum melaporkan perkembangan lanjutan, termasuk ada tidaknya gempa susulan. Informasi terbaru dapat dipantau melalui kanal resmi BMKG dan BPBD setempat.