Terima Kunjungan Nurdin Halid, Bupati Barru Dorong Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si. menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Prof. Dr. Drs. H. Andi Muhammad Nurdin Halid di Baruga Singkerru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Sabtu (7/3/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru mempertegas posisinya sebagai pionir pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis desa. Hal ini mengemuka saat Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, di Baruga Singkerru Adae, Sabtu (7/3/2026).

Pertemuan strategis tersebut fokus pada akselerasi peran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai instrumen utama distribusi kebutuhan pokok dan penggerak ekonomi di tingkat akar rumput.

“Kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah, pusat, dan seluruh pemangku kepentingan adalah kekuatan besar untuk membangun Barru yang lebih maju, meskipun kita menghadapi tantangan keterbatasan fiskal,” ujar Andi Ina.

Inovasi Anggaran dan Prestasi Koperasi

Di hadapan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Bupati Andi Ina memaparkan keberhasilan Barru sebagai daerah pertama di Indonesia yang melengkapi dokumen dan melantik seluruh pengurus Koperasi Merah Putih di tingkat desa/kelurahan. Prestasi ini sebelumnya telah mendapat apresiasi resmi dari Kementerian Koperasi dan UKM.

Terkait kondisi fiskal, Bupati mengungkapkan bahwa meski terdapat pengalihan dana pusat sekitar Rp133 miliar yang memengaruhi APBD 2026, Pemkab Barru berhasil melakukan lobi strategis yang menghadirkan dukungan anggaran tambahan sekitar Rp400 miliar dari berbagai sumber pusat.

“Upaya kolaboratif ini memastikan program strategis, seperti pengembangan Pelabuhan Garongkong dan program Kampung Nelayan di garis pantai sepanjang 78 kilometer, tetap berjalan optimal,” tambahnya.

Bantuan Rp275 Juta untuk Penguatan Koperasi

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi tinggi terhadap komitmen Pemkab Barru. Ia menekankan bahwa konsep “Ekonomi Konstitusi” yang digagas Presiden Prabowo Subianto menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru melalui koperasi.

“KDKMP harus menjadi jalur distribusi utama untuk pupuk, gas, dan sembako agar lebih tepat sasaran. Saya meminta Bupati segera membentuk tim khusus percepatan operasional agar koperasi ini segera mandiri,” tegas Nurdin Halid.

Sebagai bentuk dukungan nyata, politisi senior Partai Golkar ini menyerahkan bantuan Simpanan Sukarela Tahap I sebesar Rp275 juta untuk 55 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Barru. Selain bantuan modal, Nurdin Halid juga menyerahkan paket sembako bagi anak yatim dari Panti Asuhan Al Munawarah dan Panti Asuhan Amanah.

Dialog Strategis dan Potensi Daerah

Kegiatan ditutup dengan sesi dialog interaktif yang dipandu oleh Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang. Diskusi tersebut membahas langkah teknis operasionalisasi koperasi agar mampu bersaing dengan sektor swasta dalam melayani kebutuhan warga desa.

Hadir dalam pertemuan tersebut unsur Forkopimda Barru, pimpinan OPD, camat, serta seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Barru. Sinergi ini diharapkan menjadikan Barru sebagai percontohan nasional dalam implementasi ekonomi kerakyatan berbasis koperasi desa.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts