
Barru, Petta – Kekosongan jabatan struktural tertinggi aparatur sipil negara di Kabupaten Barru akhirnya resmi berakhir. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, melantik dan mengambil sumpah jabatan Andi Syarifuddin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru definitif di Halaman Kantor Bupati Barru, Senin (11/5/2026).
Pelantikan yang dirangkaikan dengan Upacara Bendera Hari Senin ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Abustan Andi Bintang, unsur Forkopimda, serta seluruh kepala instansi vertikal dan ASN lingkup Pemkab Barru.
“Alhamdulillah, setelah hampir dua tahun, Kabupaten Barru akhirnya kembali memiliki Sekretaris Daerah definitif. Jabatan ini sangat penting dan strategis sebagai motor penggerak birokrasi,” ujar Andi Ina dalam sambutannya.
Percepat Investasi dan Hilirisasi Sektor Unggulan
Bupati menegaskan bahwa tugas besar telah menanti Sekda baru untuk mewujudkan visi “Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, dan Sejahtera Lebih Cepat.” Andi Syarifuddin diinstruksikan segera melakukan konsolidasi internal guna memangkas birokrasi yang lamban, terutama pada sektor pelayanan publik dan perizinan.
Langkah cepat ini dinilai krusial untuk mendorong masuknya investasi, khususnya dalam pengembangan kawasan industri dan pariwisata terintegrasi, serta hilirisasi sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan perkebunan di Barru.
“Birokrasi yang lamban adalah hambatan pembangunan. Saya meminta Sekda memimpin transformasi pelayanan agar lebih cepat, transparan, dan berbasis digital,” tegasnya.
Komitmen Sistem Merit: Berbasis Talenta, Bukan Setoran
Melanjutkan komitmen penerapan manajemen talenta yang sebelumnya telah dipaparkan di hadapan Badan Kepegawaian Negara (BKN), Andi Ina memberikan peringatan keras kepada seluruh ASN agar fokus pada kinerja, bukan mencari perlindungan politik.
Ia memastikan bahwa di bawah kendali Sekda yang baru, pengisian jabatan di Pemkab Barru akan murni menggunakan sistem merit yang objektif.
“Penempatan jabatan harus berdasarkan kompetensi, kinerja, dan potensi terbaik, bukan karena kepentingan subjektif. ASN tidak perlu mencari kedekatan dengan Bupati untuk mendapatkan jabatan. Yang terpenting adalah tunjukkan kompetensi dan talenta Anda,” kata Andi Ina dengan nada lugas.
Di akhir prosesi, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas loyalitas Andi Syarifuddin yang sebelumnya telah mengabdi sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekda, sehingga roda pemerintahan di “Bumi Hibrida” tetap berjalan stabil selama masa transisi kelembagaan.
