Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran, Pemkab Barru Sinkronisasi Data 37.555 Penerima

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Barru, Abubakar, S.Sos., M.Si, memimpin rapat koordinasi terkait pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Selasa (10/3/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru terus mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan manfaatnya terserap optimal oleh masyarakat. Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Abubakar, memimpin rapat koordinasi khusus untuk mengevaluasi operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Ruang Data Kantor Bupati Barru, Selasa (10/3/2026).

Hingga saat ini, tercatat 17 SPPG telah beroperasi di Kabupaten Barru dengan menjangkau 37.555 penerima manfaat. Pemerintah daerah menargetkan angka ini terus meningkat hingga melampaui 54.000 jiwa seiring dengan persiapan operasional 5 SPPG tambahan.

“Koordinasi antara camat, perangkat daerah, korwil, hingga kepala SPPG harus diperkuat. Kami tidak ingin ada sumbatan komunikasi di lapangan agar program strategis nasional ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh anak-anak kita,” ujar Abubakar.

Validasi Data dan Pengawasan Ketat Bahan Pangan

Dalam rapat tersebut, Pj Sekda menekankan pentingnya validasi data penerima yang mencakup peserta didik jenjang TK/PAUD hingga SD, serta kelompok sasaran khusus seperti ibu menyusui dan anak di bawah dua tahun (baduta). Data rinci ini wajib dibagikan kepada camat sebagai penguasa wilayah untuk mempermudah fungsi pengawasan.

Selain data, aspek kualitas bahan pangan menjadi sorotan utama. Kepala SPPG diminta melakukan pengecekan langsung terhadap setiap pasokan bahan makanan yang diterima dari mitra.

“Seluruh pihak harus mematuhi petunjuk teknis (juknis). Ada larangan tegas bagi pengelola program untuk merangkap sebagai pemasok bahan makanan. Ini penting untuk menjaga integritas dan kualitas gizi yang diberikan,” tegas Abubakar.

Target Perluasan Setelah Lebaran

Asisten Administrasi Umum Setda Barru memaparkan bahwa dari total sasaran yang ada, saat ini masih terdapat 5 SPPG yang dalam tahap persiapan akhir. Pemerintah Kabupaten Barru menargetkan sebagian dari unit tersebut dapat mulai beroperasi segera setelah cuti bersama Idulfitri berakhir.

Langkah percepatan ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan hingga menyentuh angka 54.000 penerima manfaat di seluruh pelosok Barru.

Sinergi Lintas Sektor untuk Indonesia Emas

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menambahkan bahwa dari total 2.857 tenaga pendidik dan kelompok sasaran pendukung lainnya, koordinasi intensif dengan camat menjadi kunci agar setiap kendala teknis dapat dideteksi sejak dini.

“Jangan sampai ada permasalahan di lapangan yang tidak diketahui pemerintah daerah. Sinergi ini adalah bentuk ikhtiar kita menyiapkan generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Rapat koordinasi ini dihadiri oleh para Camat, perwakilan dinas terkait, serta para Koordinator Wilayah (Korwil) dan Koordinator Kecamatan (Korcam) pelaksana program MBG di Kabupaten Barru.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts