
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru mempercepat langkah operasionalisasi Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, secara resmi menginstruksikan pembentukan Satgas Percepatan di Baruga Singkerru Ada’e, Rabu (11/3/2026).
Satgas ini dibentuk untuk mengawal komitmen pemerintah dalam memastikan perputaran ekonomi menyentuh lapisan masyarakat pedesaan secara nyata. Hingga saat ini, tercatat dua desa telah menyelesaikan proses pembangunan fisik, yakni Desa Pao-Pao dan Desa Lompo Tengah, sementara 13 desa/kelurahan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.
“Koperasi Merah Putih bukan sekadar program, tapi komitmen kita untuk memastikan ekonomi bergerak dari desa. Satgas ini bertugas mencari solusi teknis agar operasionalisasi tidak tertunda lebih lama,”
Andi Ina Kartika Sari, Bupati Barru
Peringatan Keras Terkait Sengketa Lahan
Dalam rapat koordinasi tersebut, Bupati memberikan perhatian serius pada kendala ketersediaan dan status lahan yang sering menjadi penghambat di lapangan. Andi Ina memberikan instruksi tegas kepada para Kepala Desa agar tidak gegabah dalam mengambil kebijakan pemanfaatan lahan.
Ia melarang keras adanya pemaksaan pembangunan jika lahan yang akan digunakan berpotensi menimbulkan sengketa dengan masyarakat atau memiliki status hukum yang belum jelas.
“Saya tekankan, seluruh pembangunan wajib mematuhi regulasi. Jangan memaksakan pembangunan jika lahan tersebut memicu konflik. Lebih baik kita mengoptimalkan sarana dan prasarana yang sudah tersedia agar prosesnya aman secara hukum,” tegas Bupati perempuan pertama di Barru tersebut.
Etika Birokrasi dan Komunikasi Dua Arah
Selain masalah teknis, Bupati Andi Ina menyoroti pentingnya etika birokrasi dan intensitas komunikasi antara pemerintah desa dan kabupaten. Ia meminta para Kepala Desa untuk aktif menghadiri forum-forum resmi pemerintah agar kendala di lapangan dapat didiskusikan secara langsung untuk mencari solusi bersama.
“Komunikasi dengan pimpinan daerah sangat penting. Jangan sampai ada kendala di lapangan yang dibiarkan berlarut-larut tanpa laporan resmi,” tambahnya.
Rapat koordinasi ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana para Kepala Desa memaparkan kondisi spesifik wilayah masing-masing sebagai bahan evaluasi tim Satgas.
Turut hadir dalam pertemuan ini Pj Sekda Barru Abubakar, Kepala Dinas Koperasi & UKM, para Staf Ahli, Asisten Setda, serta seluruh Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Barru.
