
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen menyelaraskan arah kebijakan pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat melalui pengawasan legislatif. Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menegaskan bahwa seluruh catatan strategis DPRD akan menjadi pijakan utama dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Barru terkait penyerahan rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 di Ruang Rapat Paripurna, Kamis (9/4/2026).
“Rekomendasi DPRD ini bukan untuk disimpan sebagai dokumen semata, tetapi menjadi kompas arah pembangunan Kabupaten Barru. Di dalamnya terdapat harapan masyarakat yang harus kita jawab bersama,” ujar Andi Ina di hadapan para legislator.
Fokus pada 22 Poin Strategis
DPRD Kabupaten Barru menyampaikan 22 poin rekomendasi strategis hasil evaluasi kinerja pemerintah selama setahun terakhir. Bupati memastikan poin-poin tersebut tidak hanya akan ditindaklanjuti secara administratif, tetapi langsung diintegrasikan dalam proses perencanaan anggaran mendatang.
Andi Ina menekankan prinsip efisiensi ketat agar setiap rupiah dalam anggaran daerah memberikan dampak nyata bagi warga.
“Insyaallah, 22 poin ini akan menjadi prioritas dalam pembahasan APBD 2027. Kami tidak ingin ada satu rupiah pun anggaran yang tidak tepat sasaran dan tidak berpihak pada kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Capaian Positif dan Catatan Perbaikan
Dalam rapat tersebut, anggota DPRD Barru, Rezaldi Mahaputra, memaparkan bahwa secara umum kinerja pemerintah daerah menunjukkan tren positif. Hal ini dibuktikan dengan realisasi pendapatan daerah yang mencapai 97,71 persen, bahkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Indikator makro seperti pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, dan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga menunjukkan grafik membaik. Meski demikian, DPRD menitipkan catatan penting terkait:
- Infrastruktur: Peningkatan kualitas akses fisik di berbagai wilayah.
- Layanan Dasar: Optimalisasi sektor kesehatan dan pendidikan.
- Ekonomi Sektoral: Penguatan sektor pertanian, perikanan, serta UMKM.
Sinergi Tanpa Sekat
Bupati Andi Ina juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran sejumlah pimpinan OPD dalam rapat-rapat sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan para kepala dinas sedang melakukan ekspose program secara mendalam untuk memastikan anggaran 2027 benar-benar bersih dan akuntabel.
Menutup sambutannya, Bupati mengajak legislatif untuk menanggalkan perbedaan politik demi kepentingan masyarakat luas. Ia membuka ruang komunikasi seluas-luasnya agar sinergi antara “ulama” (tokoh agama), “umara” (pemerintah), dan legislatif tetap harmonis.
“Jangan lagi perbedaan menjadi penghalang. Yang utama adalah bagaimana kita bersama-sama bekerja untuk masyarakat Kabupaten Barru,” pungkas bupati perempuan pertama di Barru tersebut.
