Plt Rektor UNM Puji Mahasiswa KKN di Barru: Program Kerjanya Detail

Pemerintah Kabupaten Barru menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan dan pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM). Komitmen ini mengemuka dalam kegiatan Supervisi Plt Rektor UNM terhadap mahasiswa KKN semester genap tahun akademik 2025–2026 yang berlangsung di Baruga Singkerru Ada’e, Rumah Jabatan Bupati Barru, Jumat (17/4/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah terus diperkuat di Kabupaten Barru. Hal ini mengemuka dalam kegiatan supervisi mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM) Semester Genap Tahun Akademik 2025–2026 di Baruga Singkerru Ada’e, Jumat (17/4/2026).

Plt Rektor UNM, Prof. Dr. Farida Patittingi, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa mahasiswanya yang ditempatkan di Kabupaten Barru. Menurutnya, mahasiswa UNM di Barru menunjukkan kesiapan mental dan akademis yang luar biasa.

“Dari beberapa lokasi yang saya kunjungi, di Barru ini mahasiswa mampu memaparkan program secara detail di setiap desa. Ini luar biasa dan patut diapresiasi,” ungkap Prof. Farida di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Barru.

KKN sebagai Ruang Kontribusi Nyata

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyambut hangat rombongan supervisi UNM dan menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi para mahasiswa selama masa pengabdian. Bagi Andi Ina, kehadiran mahasiswa KKN adalah energi tambahan bagi percepatan pembangunan di desa-desa.

“KKN menjadi ruang integrasi antara pembelajaran akademik dan pengalaman praktis. Ini adalah kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan sekaligus memberi kontribusi nyata kepada masyarakat,” ujar Andi Ina.

Bupati perempuan pertama di Barru ini mendorong mahasiswa untuk menjadikan interaksi dengan warga sebagai “guru terbaik” dalam membentuk karakter kepemimpinan dan kepekaan sosial.

Membangun Kedekatan Emosional

Mengusung tema “Bersatu, Bergerak, Berdampak”, Prof. Farida Patittingi berharap kehadiran mahasiswa berjaket kuning ini tidak hanya meninggalkan program kerja fisik, tetapi juga kesan mendalam di hati masyarakat.

“Biasanya saat pertama datang terasa asing, namun ketika akan kembali justru berat untuk berpisah. Di situlah terbangun kedekatan emosional yang menjadi nilai penting dari KKN,” tutur mantan Dekan Fakultas Hukum Unhas tersebut.

Ia juga berterima kasih kepada Pemkab Barru yang telah menerima mahasiswa UNM dengan tangan terbuka, sehingga program pengabdian masyarakat dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.

Kolaborasi Berkelanjutan

Kegiatan supervisi ini menjadi penegas kuatnya sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam mendorong pembangunan berbasis pengetahuan (knowledge-based development). Melalui program ini, diharapkan muncul inovasi-inovasi baru dari pemikiran mahasiswa yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah desa untuk meningkatkan kesejahteraan warga.

Turut hadir dalam acara tersebut jajaran pimpinan universitas, rombongan supervisi KKN UNM, serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Barru yang berkomitmen mengawal kelancaran program KKN hingga akhir masa penugasan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts