Di Forum ICMI Sulsel, Bupati Barru Ajak Kampus dan Lembaga Riset Garap Potensi Daerah

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, SH. M. Si selaku Ketua ICMI Kabupaten Barru menghadiri Kuliah Kebangsaan dan Silaturahim Kerja Wilayah (Silakwil) ICMI Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan yang digelar di Rumah Jabatan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, Minggu (7/6/2026). (©Humas Barru)

Makassar, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru membidik penguatan pembangunan berbasis ilmu pengetahuan melalui kolaborasi dengan lembaga riset nasional. Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memanfaatkaan forum Silaturahim Kerja Wilayah (Silakwil) Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Sulawesi Selatan untuk melobi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Agenda yang dirangkaikan dengan Kuliah Kebangsaan ini berlangsung di Rumah Jabatan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Makassar, Ahad (7/6/2026).

Andi Ina, yang hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketua ICMI Organisasi Daerah (Orda) Kabupaten Barru, menegaskan bahwa perumusan kebijakan pembangunan yang presisi dan tepat sasaran harus dilandasi oleh hasil kajian ilmiah yang kuat.

“Masih banyak potensi daerah yang belum tergarap maksimal karena belum didukung oleh penelitian yang memadai. Padahal, hasil riset sangat penting untuk menjadi dasar dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran,”

Andi Ina Kartika Sari, Bupati Barru

Buka Pintu bagi Peneliti Independen

Andi Ina mengakui, Kabupaten Barru menyimpan beragam sektor unggulan, mulai dari pertanian, maritim, hingga pariwisata. Namun, hilirisasi dan pengelolaan potensi tersebut dinilai belum mencapai titik optimal akibat minimnya data rujukan akademis.

Guna mengatasi rintangan tersebut, bupati perempuan pertama di Barru ini menyatakan komitmen daerahnya untuk memfasilitasi para penelaah akademis yang ingin menjadikan Barru sebagai laboratorium riset.

“Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan kampus, akademisi, dan lembaga penelitian. Pemerintah daerah membutuhkan dukungan keilmuan agar pengembangan potensi daerah dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan,” tutur alumnus FH Unhas ini.

secara khusus, di hadapan Ketua Umum ICMI Pusat Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., yang juga merupakan Kepala BRIN, Andi Ina meminta adanya atensi program dari pusat untuk menerjunkan tim peneliti ke Barru.

“Barru siap menjadi mitra dalam berbagai kegiatan penelitian. Kami berharap BRIN dapat memberikan dukungan sehingga potensi-potensi unggulan yang dimiliki Barru dapat terpetakan, dikembangkan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat,” kata Andi Ina memungkasi sambutannya.

Sinergi Pemerintah dan Akademisi

Langkah taktis Bupati Barru dalam mendorong science-based policy (kebijakan berbasis sains) ini diperkuat dengan hadirnya jajaran teknokrat pendamping, yakni Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida) Barru Andi Unru, ST., MSP., serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Barru Dr. S. Rifatullah, S.STP., M.Si.

Kehadiran dua kepala dinas strategis tersebut menandakan kesiapan Pemkab Barru untuk mengonversi hasil riset menjadi regulasi tata ruang, kemudahan investasi, serta draf pembangunan jangka menengah.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pengurus ICMI Provinsi Sulawesi Selatan, perwakilan pengurus ICMI kabupaten/kota se-Sulsel, kelompok peneliti, serta sejumlah rektor dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Makassar.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts