Harkopnas di Barru Jadi Berkah, Puluhan Stan UMKM Diserbu Pengunjung

Semangat Hari Koperasi Nasional di Kabupaten Barru tak hanya terlihat dari antusiasme ribuan peserta yang mengikuti jalan santai, tetapi juga dari geliat pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang memenuhi kawasan Alun-Alun Colliq Pujie, Minggu (12/7/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 di Kabupaten Barru tidak hanya menjadi ruang seremonial olahraga dan kebersamaan. Agenda ini bertransformasi menjadi pasar rakyat dadakan yang sukses memacu omzet para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal.

Pusat keramaian jalan santai massal di kawasan Alun-Alun Colliq Pujie, Kabupaten Barru, Minggu (12/7/2026), diramaikan oleh sedikitnya 50 stan UMKM yang berjejer menyajikan aneka produk unggulan daerah. Mulai dari ragam wisata kuliner modern, minuman segar, makanan olahan khas Barru, hingga produk kerajinan tangan dipadati oleh ribuan pengunjung sejak pagi hari.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Barru, Fariadi, memaparkan bahwa pelibatan masif sektor mikro ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengintegrasikan esensi koperasi dan UMKM sebagai dua pilar ekonomi kerakyatan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda yang berkelanjutan. Pemberdayaan UMKM dalam rangka Hari Koperasi ke-79 ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha semakin maju, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjadi bagian dari percepatan terwujudnya visi Kabupaten Barru, yakni ‘Barru Berkeadilan, Maju Berkelanjutan, Sejahtera Lebih Cepat’,” ujar Fariadi di sela-sela peninjauan stan.

Inkubasi Pasar dan Penguatan Visi Daerah

Fariadi menilai, akumulasi massa dalam momentum Harkopnas menjadi ruang inkubasi pasar yang efektif bagi pelaku usaha pemula maupun menengah untuk memperluas branding produk mereka tanpa biaya promosi yang tinggi.

Melalui stimulus ini, Pemkab Barru menargetkan lahirnya ekosistem usaha mikro yang tangguh, mandiri, dan memiliki daya saing regional. Penguatan ekonomi di tingkat tapak ini diklaim menjadi kunci utama akselerasi visi jangka panjang daerah menuju pemerataan kesejahteraan.

Tingginya daya beli masyarakat selama satu hari penuh tersebut dirasakan langsung dampaknya pada neraca harian para pedagang yang terlibat.

Omzet Melejit, Pelaku UMKM Minta Rutin Digelar

Respon positif datang dari para pelaku usaha yang menempati lapak gratis pradesain dari panitia. Tingginya arus kunjungan warga setelah garis finish jalan santai membuat stok dagangan mereka habis lebih cepat dari hari biasa.

Awan, pemilik gerai “Jajanan di Bunda”, mengaku bersyukur atas keterlibatan UMKM dalam perayaan hari besar koperasi tahun ini. Momentum ini dinilai sangat membantu arus kas usaha mikro pasca-pandemi.

“Alhamdulillah, hari ini sangat ramai. Pengunjung yang datang juga banyak, sehingga penjualan kami ikut meningkat. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan karena sangat membantu pelaku UMKM dalam mempromosikan produk sekaligus meningkatkan pendapatan,” ungkap Awan.

Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen akan terus menyisipkan klaster pameran produk lokal pada setiap agenda kedinasan dan hari jadi sektor sebagai bentuk keberpihakan nyata terhadap produk hasil karya daerah.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts