
Barru, Petta – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, menegaskan bahwa partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat merupakan prasyarat mutlak dalam mewujudkan kemajuan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Safari Ramadan di Masjid Besar Taqwa, Kelurahan Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Kamis (5/3/2026).
Kegiatan yang memasuki malam ke-15 Ramadan ini mengusung tema besar mewujudkan Kabupaten Barru yang religius, maju berkelanjutan, dan sejahtera lebih cepat. Abustan menilai, visi tersebut hanya bisa tercapai jika masyarakat dan pemerintah berjalan beriringan.
“Pembangunan Kabupaten Barru yang adil dan sejahtera tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah semata. Kami sangat membutuhkan dukungan serta partisipasi seluruh elemen masyarakat,” ujar Abustan di hadapan para jamaah.
Empat Prinsip Hidup Bermasyarakat
Dalam sambutannya, mantan Sekda Barru ini menjabarkan empat prinsip sosial yang perlu terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari guna memperkuat fondasi pembangunan. Keempat prinsip tersebut adalah saling mengenal, saling memahami, saling menolong, serta saling mendukung dan menanggung.
“Nilai-nilai kebersamaan ini sangat penting untuk terus kita jaga. Dengan persatuan dan kepedulian antar sesama, kita dapat bersama-sama menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” tambahnya.
Ia menjelaskan bahwa Safari Ramadan yang dilaksanakan melalui tim Bakohumas ini bertujuan untuk menyerap aspirasi sekaligus memastikan program-program pemerintah tersampaikan dengan baik hingga ke tingkat kelurahan.
Dukungan Syiar Ramadan
Sebagai bentuk apresiasi terhadap pembinaan umat, Wakil Bupati menyerahkan bantuan operasional Syiar Ramadan 1447 Hijriah kepada pengurus Masjid Besar Taqwa Palanro. Bantuan ini diharapkan dapat menyokong kelancaran ibadah dan kegiatan keagamaan masyarakat selama bulan suci.
Abustan menutup arahannya dengan mengajak jamaah untuk memanfaatkan sisa waktu di bulan Ramadan sebagai momentum refleksi diri sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat setempat yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
