Dua Kali Gagal Penalti, Bajul Ijo Harus Rela Dipermalukan PSM Makassar di Parepare

PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya. (Instagram PSM Makassar).

Parepare, Petta – Pertandingan super dramatis tersaji pada lanjutan BRI Super League musim 2026/2027. PSM Makassar sukses menaklukkan tamunya, Persebaya Surabaya, dengan skor tipis 1-0. Laga penuh ketegangan ini berlangsung di Stadion Gelora B.J. Habibie (GBH), Parepare, pada Kamis (22/10/2026). Selain kemenangan krusial tuan rumah, pertandingan ini juga menjadi ajang reuni pahit bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares.

Ironi Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes

Babak pertama sebenarnya berjalan sangat alot dengan pertarungan ketat di lini tengah. Kedua tim sama-sama kesulitan membongkar pertahanan lawan sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, intensitas serangan dari kedua kubu mulai ditingkatkan. Petaka bagi tim tamu akhirnya datang pada menit ke-74 melalui proses yang sungguh tidak terduga.

Mantan kapten PSM yang kini berseragam Persebaya, Yuran Fernandes, justru menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Bermaksud memotong umpan silang Lars Veldwijk, sapuan bek jangkung tersebut malah membelokkan bola ke gawangnya sendiri. Tentu saja, gol bunuh diri ini terasa sangat ironis bagi Yuran. Kepulangannya ke Parepare justru harus ditandai dengan blunder fatal yang merugikan skuad Bajul Ijo.

Drama VAR dan Kepahlawanan Ardiansyah

Tertinggal satu gol, skuad Persebaya langsung mengurung total pertahanan Juku Eja. Puncak ketegangan pun meledak pada masa tambahan waktu usai wasit meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR). Bek PSM, Agung Mannan, terbukti keras melanggar Risto Mitrevski di dalam kotak penalti. Oleh karena itu, wasit tanpa ragu menunjuk titik putih sekaligus memberikan kartu merah kepada Agung.

Kesempatan emas tersebut lantas dieksekusi oleh striker andalan Persebaya, Alex Martins. Namun, arah tendangannya sukses dibaca dan ditepis dengan brilian oleh kiper PSM, Muhammad Ardiansyah. Menariknya, drama ternyata belum usai karena wasit segera memerintahkan tendangan penalti untuk diulang kembali. Keputusan ini diambil akibat pergerakan kiper yang dinilai telah mendahului peluit sang pengadil lapangan.

Hebatnya, Ardiansyah kembali menunjukkan ketenangan mental yang luar biasa pada eksekusi percobaan kedua. Ia sukses menepis arah tendangan Alex Martins untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Aksi heroik sang penjaga gawang akhirnya memastikan kemenangan 1-0 tetap bertahan untuk PSM Makassar. Sebaliknya, hasil minor ini memberikan kekalahan perdana yang sangat menyakitkan bagi Persebaya pada musim ini.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami