
Petta – Pelatih kepala Timnas Belanda, Ronald Koeman, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari kursi kepelatihan De Oranje. Keputusan ini diambil tak lama setelah Belanda tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada babak 32 besar.
Langkah Belanda di Piala Dunia 2026 terhenti usai kalah adu penalti dari Timnas Maroko dengan skor 3-2, setelah kedua tim bermain imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko, Senin (29/6/2026) waktu setempat.
Dalam laga tersebut, Belanda sempat unggul lebih dulu lewat gol Cody Gakpo. Namun Maroko berhasil menyamakan kedudukan pada masa injury time melalui gol Issa Diop, yang memaksa pertandingan berlanjut ke babak tambahan.
Drama adu penalti pun tak berpihak pada Belanda. Tiga penendang mereka, yakni Justin Kluivert, Quinten Timber, dan Crysencio Summerville, gagal menaklukkan kiper Maroko, Yassine Bounou. Di kubu Maroko, meski Achraf Hakimi dan Neil El Aynaoui juga gagal mengeksekusi penalti, gol penentu dari Ismael Saibari memastikan kemenangan bagi mereka.
Umumkan Mundur Lewat Instagram
Kurang dari 24 jam setelah kekalahan tersebut, Koeman mengumumkan keputusannya untuk mundur melalui akun Instagram pribadinya, Selasa (30/6/2026).
“Tadi malam saya membuat keputusan untuk mengakhiri jabatan saya sebagai pelatih tim nasional Belanda,” tulis Koeman.
Pelatih berusia 63 tahun itu mengaku sangat kecewa dengan hasil yang diraih timnya di ajang empat tahunan tersebut.
“Kita semua memimpikan Piala Dunia di mana kita akan membuat sejarah. Itu tidak terjadi. Tidak ada yang lebih kecewa daripada saya. Sebagai pelatih kepala, Anda memikul tanggung jawab itu,” ujar Koeman.

Singgung Kondisi Kesehatan Sang Istri
Selain faktor hasil di lapangan, Koeman turut mengungkapkan alasan pribadi di balik keputusannya untuk mundur. Ia menyebut, beberapa tahun terakhir membuatnya kembali menyadari bahwa ada hal yang lebih penting daripada sepak bola.
“Selain itu, beberapa tahun terakhir ini membuat saya menyadari sekali lagi bahwa ada hal-hal yang lebih penting daripada sepakbola. Sepak bola telah menjadi hidup saya, tapi kesehatan tidak ternilai harganya. Ketika seseorang yang sangat Anda cintai sedang berjuang melawan penyakit yang berat, perspektif Anda berubah,” kata Koeman.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada sang istri, Bartina, yang tetap mendukungnya di tengah kondisi kesehatannya sendiri.
“Meskipun sedang sakit, istri saya, Bartina, mendukung dan menyemangati saya setiap hari untuk menyelesaikan pekerjaan saya sebagai pelatih kepala,” ucap Koeman.
Dua Periode Bersama Oranje
Pengunduran diri ini menandai berakhirnya periode kedua Koeman di kursi pelatih Timnas Belanda. Ia sebelumnya pernah menangani Oranje pada periode 2018-2020, sebelum hengkang untuk melatih FC Barcelona. Koeman kembali menukangi timnas Belanda sejak Januari 2023.
Selama dua periode tersebut, Koeman total menangani 64 pertandingan dengan catatan 35 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 15 kekalahan. Di bawah asuhannya, Belanda sempat mencapai semifinal Piala Eropa 2024 sebelum disingkirkan Inggris, serta tampil di final UEFA Nations League 2019.
Direktur Sepak Bola Elite KNVB, Nigel de Jong, menyampaikan apresiasi atas dedikasi Koeman selama menangani timnas.
“Ronald telah mendedikasikan dirinya sepenuh hati selama beberapa tahun terakhir dan memberikan kontribusi yang sangat penting bagi tim nasional Belanda. Atas nama KNVB, saya ingin menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepadanya,” kata De Jong.
KNVB kini disebut tengah bergerak cepat untuk mencari sosok pengganti Koeman, menjelang laga UEFA Nations League yang akan digelar pada September mendatang.