
Takalar, Petta – Persoalan jaminan kesehatan kembali menjadi sorotan utama dalam agenda Reses Masa Persidangan II Tahun 2025/2026 yang digelar Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, H. Lukman B. Kady, S.E., M.M.
Kali ini, Lukman menyambangi Kelurahan Sabintang, Kecamatan Pattallassang, Kabupaten Takalar, Rabu (18/2/2026), untuk mendengar langsung keluhan warga terkait akses layanan medis yang dinilai masih berbelit.
Prioritas Pelayanan di Atas Administrasi
Dalam dialog tersebut, warga Kelurahan Sabintang mengeluhkan adanya oknum pihak rumah sakit yang dinilai lebih mendahulukan urusan administrasi ketimbang penanganan medis darurat.
Warga berharap pemerintah menyediakan nomor pengaduan khusus atau hotline yang responsif untuk melaporkan kendala di lapangan, terutama saat pasien pemegang Kartu Indonesia Sehat (KIS) menghadapi hambatan birokrasi di fasilitas kesehatan.
“Harapan kami, ada saluran pengaduan yang langsung direspons jika ada pihak RS yang menomorduakan nyawa pasien hanya karena urusan kertas,” ungkap Ulla, salah satu tokoh masyarakat yang hadir.
Komitmen Kawal Hak Kesehatan
Menanggapi aspirasi tersebut, Lukman B. Kady menegaskan bahwa fungsi KIS adalah untuk mempermudah, bukan mempersulit rakyat. Sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Sulsel, ia berkomitmen untuk mendorong perbaikan sistem pengaduan di tingkat provinsi.
“Fasilitas kesehatan adalah hak dasar yang tidak boleh dikompromikan. Tidak boleh ada lagi cerita rumah sakit menunda pelayanan hanya karena administrasi belum lengkap. Saya akan perjuangkan agar pemerintah daerah menyiapkan kanal pengaduan yang efektif,” tegas Lukman B. Kady.
Ia menambahkan, reaktivasi KIS yang banyak dinonaktifkan secara sepihak juga akan menjadi materi evaluasi dalam rapat kerja bersama Dinas Kesehatan dan BPJS.
“Tugas kami di legislatif adalah memastikan hak masyarakat menikmati fasilitas kesehatan diberikan secara mudah dan tepat sasaran. Rakyat tidak boleh merasa asing di rumah sakitnya sendiri hanya karena kendala administratif,” tambahnya.
Sinergi dan Dukungan Tokoh Masyarakat
Kegiatan reses ini dihadiri oleh Lurah Sabintang, jajaran Kepala Lingkungan, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh perempuan setempat. Kehadiran para tokoh ini memperkuat dorongan agar aspirasi warga Sabintang segera mendapatkan tindak lanjut nyata dari pemerintah provinsi.
Pertemuan diakhiri dengan komitmen Lukman B. Kady untuk terus memantau ketersediaan layanan kesehatan di Dapil Sulsel 3, memastikan bahwa suara dari Kelurahan Sabintang sampai ke meja kebijakan di Provinsi.
