
Makassar, Petta – Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) terpilih, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), membuka peluang mengenai sosok yang akan mendampinginya sebagai Sekretaris Golkar Sulsel.
Setelah terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar Sabtu (18/7/2026) malam, IAS menyebut ada empat nama yang akan diajukan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar untuk selanjutnya dipilih langsung oleh Ketua Umum Bahlil Lahadalia.
Beredar kabar, keempat nama yang akan diusulkan tersebut adalah Armin Toputiri, Arfandi Idris, Rahman Pina, dan Andi Patarai Amir.
Keputusan Ada di Tangan DPP
IAS menjelaskan, dirinya diberi waktu sebulan untuk menyusun formatur kepengurusan sebelum agenda pengukuhan dan pelantikan digelar.
“Saya diberi waktu 1 bulan menyusun formatur. Setelah itu diagendakan pengukuhan dan pelantikan,” kata IAS saat ditemui di sebuah warung kopi di Makassar, Minggu (19/7/2026). seperti dikutip dari Herald.id.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode (2004-2013) itu menegaskan, posisi sekretaris harus memiliki kedekatan dengan DPP Golkar karena dinilai sebagai struktur yang vital dan strategis bagi partai. Menurutnya, DPD I Golkar Sulsel hanya bertugas mengusulkan nama, sementara keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan DPP.
“Begitu arahan pak Ketum,” ujar IAS.
Target Ambisius: Kursi Legislatif Naik 50 Persen
Dalam pidatonya usai terpilih sebagai Ketua Formatur DPD I Golkar Sulsel, IAS langsung memasang target politik yang ambisius. Sesuai komitmennya dengan Ketua Umum DPP Partai Golkar, ia membidik peningkatan perolehan kursi legislatif hingga 50 persen di semua tingkatan se-Sulsel.
“Harapan Ketua Umum untuk meningkatkan perolehan kursi di seluruh tingkatan telah menjadi komitmen saya. Insyaallah, Sulawesi Selatan di setiap tingkatannya akan ada peningkatan kursi sebanyak 50 persen,” tegas IAS.
Secara rinci, target kursi DPR RI dipatok naik dari empat menjadi minimal enam kursi. Sementara untuk DPRD Provinsi, raihan ditargetkan melompat dari 14 menjadi 21 kursi. Tantangan terbesar ada di tingkat DPRD Kabupaten/Kota, dengan target lonjakan dari 138 kursi menjadi hampir 200 kursi se-Sulsel.
IAS menyadari target besar itu tak akan tercapai tanpa kerja kolektif dari seluruh jajaran partai, mulai tingkat pusat, provinsi, hingga DPD II di kabupaten/kota.
“Itu tidak mungkin bisa berjalan tanpa sinergitas dan kolaborasi. Saya juga telah menyerahkan roadmap strategi 5 tahun ke depan kepada Ketua Umum sebagai pegangan dan modal bersama kita untuk bekerja,” tambahnya.