

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat sinergi dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang pendidikan politik dan pengawasan partisipatif.
Penandatanganan berlangsung saat kunjungan kerja Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, ke Kantor Bawaslu Kabupaten Barru, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Andi Syarifuddin.
Kerja sama ini menjadi langkah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu yang demokratis dan berintegritas. Selain itu, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas keterlibatan masyarakat dalam mengawasi proses demokrasi, khususnya menjelang Pemilu 2029.
Dalam sambutannya, Andi Ina menyampaikan apresiasi atas kesempatan bersilaturahmi sekaligus melihat langsung kondisi kantor dan bertemu dengan jajaran komisioner serta staf Bawaslu Barru.
Ia menegaskan, Bawaslu memiliki peran penting dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan penyelenggaraan pemilu. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas pemilu perlu terus diperkuat.
“Pemerintah Kabupaten Barru tentu menganggap penting sinergi antara Bawaslu dengan pemerintah daerah. Kita harus saling mendukung dan melaksanakan tanggung jawab masing-masing, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029,” ungkap Bupati.
Dorong Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif
Andi Ina berharap Bawaslu Barru tetap menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. Ia juga mendorong lembaga tersebut terus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai hak dan kewajiban dalam kehidupan berdemokrasi.
Menurutnya, pendidikan politik menjadi bagian penting untuk membangun kesadaran masyarakat agar tidak hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga ikut menjaga proses pemilu.
Melalui nota kesepahaman tersebut, pemerintah daerah berharap dapat terlibat dalam mendukung berbagai program pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang dilaksanakan Bawaslu.
Kolaborasi ini juga diharapkan dapat memperluas keterlibatan publik dalam mengawasi tahapan pemilu. Dengan demikian, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk ikut mendorong penyelenggaraan pemilu yang transparan dan berintegritas.
Pemkab Barru Perhatikan Fasilitas Kantor Bawaslu
Selain membahas kerja sama kelembagaan, kunjungan tersebut turut menyinggung kondisi fasilitas Kantor Bawaslu Kabupaten Barru.
Andi Ina menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap memberikan perhatian terhadap kebutuhan dan kenyamanan kerja jajaran Bawaslu. Namun, dukungan tersebut perlu mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta ketentuan pengelolaan aset milik pemerintah daerah.
Ia mengatakan, sejumlah fasilitas kantor yang membutuhkan pembenahan akan menjadi perhatian pemerintah daerah. Hal-hal yang memungkinkan untuk diakomodasi juga akan dipertimbangkan dalam proses penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Bupati berharap komunikasi antara Pemkab Barru dan Bawaslu semakin intensif, termasuk dalam membahas kebutuhan kelembagaan serta pelaksanaan program bersama.
Sejumlah Pejabat Hadiri Penandatanganan MoU
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
Hadir pula Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Barru, serta Ketua dan jajaran komisioner Bawaslu Kabupaten Barru.
Melalui kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten Barru dan Bawaslu diharapkan dapat membangun kolaborasi berkelanjutan dalam meningkatkan pendidikan politik masyarakat dan pengawasan pemilu.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang sehat, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Barru, khususnya dalam menghadapi Pemilu 2029.