

Petta – Partai Demokrat Amerika Serikat (AS) meraih kemenangan telak dalam pemilu sela atau midterm election, Selasa (3/11/2026). Partai berlambang keledai ini berhasil merebut kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sekaligus Senat dari tangan Partai Republik.
Kondisi politik terbaru ini menjadi pukulan telak bagi Presiden Donald Trump dan kubu Republik. Pasalnya, partai oposisi kini memiliki kekuatan mayoritas untuk mengawasi dan menekan kebijakan pemerintah.
Oleh karena itu, dua tahun sisa masa jabatan pemerintahan saat ini dipastikan akan berjalan sangat dinamis.
Pukulan Telak bagi Republik
Berdasarkan hasil hitung cepat, Demokrat mengamankan sedikitnya 52 kursi di Senat. Angka ini telah melampaui ambang batas minimal 50 kursi untuk menguasai majelis tersebut. Sementara itu, Partai Republik tertinggal dan hanya mengamankan kisaran 40 kursi.
Selain unggul di Senat, Demokrat juga mendominasi perolehan suara di DPR. Partai ini bahkan mampu menyapu bersih sejumlah wilayah yang selama beberapa dekade selalu dikuasai oleh Partai Republik.
Pemimpin Partai Demokrat di DPR, Hakeem Jeffries, menyambut positif kemenangan besar ini. Ia mengatakan kepada wartawan bahwa AS kini “berada di ambang perubahan arah yang dramatis”.
Ancaman Veto Donald Trump
Kekalahan di Kongres tentu membuat langkah politik pemerintahan Donald Trump semakin berat. Kendali Demokrat atas Senat memungkinkan mereka menahan atau menggagalkan penunjukan hakim yang diajukan oleh presiden.
Menanggapi hasil buruk tersebut, Trump langsung menunjukkan perlawanan kerasnya melalui media sosial. Pria berusia 80 tahun itu mengunggah gambar topi bisbol merah yang bertuliskan “VETO”.
Tindakan tersebut jelas mengisyaratkan niatnya untuk menjegal undang-undang baru. Ia seolah memperingatkan Demokrat bahwa dirinya siap menggunakan hak prerogatifnya jika diperlukan.
Cetak Sejarah Baru
Lebih lanjut, pemilu sela tahun ini juga mencetak sejumlah rekor sejarah baru yang menarik perhatian. Kemenangan tak terduga justru muncul di beberapa negara bagian konservatif.
Berikut adalah sejumlah pencapaian bersejarah dalam pemilu sela kali ini:
- Hamilton menjadi tokoh Demokrat pertama yang terpilih sebagai Senator Kansas sejak tahun 1932.
- Abdul El-Sayed resmi terpilih dan mencetak sejarah sebagai Senator Muslim pertama di AS.
- Indeks saham S&P 500 langsung melonjak 1,6 persen merespons kemenangan Demokrat, yang merupakan rekor tertinggi sejak Agustus.
Pada akhirnya, perubahan drastis peta politik ini membawa angin segar bagi para pendukung Demokrat. Amerika Serikat kini bersiap menghadapi arah kebijakan baru di bawah kendali kuat parlemen.