
Barru, Petta – Wakil Bupati Barru, Abustan A Bintang, secara resmi mengukuhkan jajaran pengurus Masjid Baiturrahman H Lawe Kompleks Zam-Zam Center periode 2025–2028, Sabtu (17/1/2026) malam.
Pengukuhan yang berlangsung khidmat ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh Yayasan Zam-Zam Centre.
Dalam arahannya, Abustan mengingatkan bahwa Masjid Baiturrahman H Lawe bukan sekadar tempat ibadah biasa, melainkan representasi daerah bagi para pengunjung yang melintasi Kabupaten Barru.
Menjaga Reputasi Masjid sebagai Wajah Kabupaten Barru di Media Sosial
Abustan menekankan bahwa masjid yang terletak di Kompleks Zam-Zam Center ini telah menjadi titik singgah favorit bagi ratusan tamu dari luar daerah setiap harinya. Ia menyoroti popularitas masjid ini yang kerap menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama TikTok.
“Hampir setiap hari ada laporan bahwa bukan hanya puluhan, tetapi ratusan orang dari luar daerah yang singgah di masjid ini. Karena itu, saya menitip pesan agar seluruh pengurus benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada siapa pun yang datang,”
Abustan A Bintang, Wakil Bupati Barru
Ia juga mengajak para pengurus untuk bekerja dengan penuh keikhlasan. Menurutnya, mengelola masjid harus dipandang sebagai ladang pahala, bukan tempat untuk mengejar kepentingan pribadi.
Sinergi Pengurus dari Unsur TNI dan Polri demi Ketertiban Ibadah
Pemerintah Kabupaten Barru memberikan apresiasi khusus terhadap komposisi kepengurusan periode ini. Abustan menilai keterlibatan berbagai elemen, termasuk tokoh masyarakat serta perwakilan TNI dan Polri, merupakan simbol kekuatan dan kebersamaan.
“Hari ini pengurusnya lengkap, ada pengurus masjid, ada unsur TNI, ada juga Polri. Ini menjadi kekuatan agar pengelolaan masjid berjalan dengan baik, tertib, dan penuh kebersamaan,” tambahnya sebelum prosesi penyerahan SK dilakukan.
Makna Isra Mi’raj dan Pentingnya Menjaga Kebersihan Hati bagi Jemaah
Setelah prosesi pengukuhan, acara dilanjutkan dengan hikmah Isra Mi’raj yang dibawakan oleh Ustadz Muhammad Yusuf. Dalam ceramahnya yang khas dengan perpaduan bahasa Indonesia dan Bugis, ia menekankan bahwa salat adalah inti dari peristiwa perjalanan agung Rasulullah SAW.
Ia mengajak jemaah untuk menjadikan momentum ini sebagai sarana memperbaiki komunikasi dengan Tuhan melalui salat berjemaah dan senantiasa menjaga keteguhan niat dalam beramal.
Sementara itu, Pendiri Yayasan Zam-Zam Centre, H Husain Saide, menyatakan rasa syukur atas kehadiran jemaah yang datang dari berbagai pelosok, mulai dari Pujananting hingga Belawa. Ia juga memberikan penghargaan kepada istrinya, Hj Nurhayati, atas kontribusinya dalam desain arsitektur gedung Zam-Zam Centre.
Acara ditutup dengan ajakan untuk senantiasa memakmurkan masjid. Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Barru, Kapolres Barru, Pj Sekda Barru, serta pimpinan berbagai instansi dan organisasi di Kabupaten Barru.
