Sambut Idul Fitri, Pemkab Barru Siapkan 45 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Trans Sulawesi

Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Plus yang membahas kesiapsiagaan daerah menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 M. Rakor tersebut digelar di ruang rapat pimpinan lantai 5 Kantor Bupati Barru, Jumat (13/3/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru mematangkan strategi pengamanan dan pelayanan publik menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Plus untuk memetakan potensi kerawanan di jalur utama Trans Sulawesi, Jumat (13/3/2026).

Salah satu inovasi pelayanan tahun ini adalah penyediaan 45 masjid “Ramah Pemudik” yang tersebar di enam kecamatan. Masjid-masjid tersebut disiapkan sebagai tempat singgah yang beroperasi 24 jam dengan fasilitas dasar bagi pengendara yang melintas di wilayah Barru sepanjang 78 kilometer.

“Mudah-mudahan perayaan Idul Fitri tahun ini berjalan dengan aman dan kondusif,” ujar Abustan saat menutup rapat di lantai 5 Kantor Bupati Barru tersebut.

Mitigasi Konflik dan Ketertiban Umum

Terkait pelaksanaan ibadah, Pemkab Barru telah menyiapkan langkah antisipasi jika terjadi perbedaan penetapan hari raya di tengah masyarakat. Abustan memastikan pemerintah daerah akan memfasilitasi kebutuhan warga agar tetap tertib.

“Jika memang ada kelompok masyarakat yang lebih dulu melaksanakan Idul Fitri, kita sudah menyiapkan alternatif tempat salat Id agar pelaksanaannya tetap berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan di masyarakat,” jelas Abustan.

Selain itu, pemerintah daerah secara resmi mengimbau warga untuk tidak menggelar takbiran keliling atau pawai akbar. Penggunaan petasan juga dilarang keras, terutama di kawasan permukiman padat guna mencegah risiko kebakaran.

Stok BBM dan Inflasi Cabai

Di sektor energi, Pemkab Barru tengah berkoordinasi dengan BPH Migas untuk mengatasi keterbatasan stok solar di sejumlah SPBU yang mulai memicu antrean panjang. Hal ini krusial mengingat solar sangat dibutuhkan oleh nelayan dan angkutan logistik jelang Lebaran.

Mengenai harga pangan, lonjakan harga cabai dari Rp 25.000 menjadi Rp 55.000 per kilogram menjadi perhatian TPID. Namun, Abustan menilai kenaikan ini masih di bawah rekor tahun lalu.

“Kenaikan harga ini juga dapat menjadi peluang bagi petani cabai untuk memperoleh keuntungan yang lebih baik,” tambahnya.

Layanan Keamanan dan Darurat 112

Polres Barru melalui Kabag Ops Kompol A. Rahmat menyatakan telah menyiapkan dua pos pengamanan terpadu, yakni di Pos 700 Lalu Lintas Barru dan Pos Kupa. Polisi juga membuka layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang hendak mudik.

Masyarakat diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi pencurian rumah kosong. Dalam situasi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, atau gangguan keamanan, warga diminta segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 yang siaga 24 jam.

Pihak BPBD juga tetap menyiagakan posko terpadu untuk memantau potensi genangan di tujuh sungai besar Barru, mengingat curah hujan yang tidak menentu. Sementara itu, layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas dipastikan tetap beroperasi penuh selama masa libur nasional.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts