
Barru, Petta – Peringatan Hari Jadi ke-66 Kabupaten Barru menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Barru. Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyerahkan berbagai bantuan strategis bernilai miliaran rupiah sebagai stimulus percepatan pembangunan daerah, Senin (13/4/2026).
Penyerahan bantuan secara simbolis ini dilakukan dalam rapat paripurna HUT Barru yang disaksikan oleh unsur Forkopimda, anggota DPR RI, serta jajaran pimpinan daerah se-Sulawesi Selatan. Bantuan tersebut mencakup sektor infrastruktur, sosial, keagamaan, hingga pemberdayaan UMKM.
Distribusi Anggaran dan Bantuan Logistik
Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemprov Sulsel mengalokasikan bantuan keuangan daerah sebesar Rp 6,64 miliar bagi Kabupaten Barru. Selain dana segar, bantuan fisik juga disalurkan melalui program rehabilitasi 10 unit rumah tidak layak huni (Rutilahu) di Kelurahan Kiru-Kiru senilai Rp 200 juta.
Guna memperkuat layanan publik dan mitigasi bencana, bantuan lain yang diserahkan meliputi:
- Buffer stock logistik penanggulangan bencana senilai Rp 155,3 juta.
- Sarana Kebersihan: Satu unit truk sampah (CSR Bank Sulselbar).
- Pertanian: Satu unit traktor roda empat.
- Adminduk: 200 keping blangko KTP-el.
Di sektor keagamaan, hibah sebesar Rp 200 juta disalurkan untuk empat rumah ibadah, yakni Masjid Iqmal Yaqin Mado, Masjid Baiturrahman Batu Bessi, Masjid Nurul Jihad Attimpang, dan Musholla Al-Fattah Balusu, dengan masing-masing menerima Rp 50 juta.
Dorong Daya Saing UMKM Lokal
Sektor ekonomi kerakyatan juga mendapat perhatian khusus. Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina Sudirman, menyerahkan bantuan peralatan usaha senilai lebih dari Rp 177 juta bagi pelaku UMKM dan IKM di Barru.
Bantuan ini mencakup mesin jahit, mesin kopi, freezer, alat press gelas, hingga mesin penyegel plastik. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kemasan dan produktivitas produk lokal Barru agar lebih kompetitif di pasar regional.
Peresmian Teknologi Air Minum Pulau Pute Angin
Momentum HUT ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti peresmian sejumlah proyek infrastruktur strategis yang telah rampung pada tahun anggaran sebelumnya. Salah satu yang paling menonjol adalah pembangunan instalasi air siap minum dengan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Pulau Pute Angin, Desa Lasitae.
Selain teknologi pemurnian air laut tersebut, infrastruktur lain yang diresmikan meliputi:
- Kesehatan: Gedung Perawatan Infeksius RSUD La Patarai Barru.
- Sosial: Gedung UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak.
- Pendidikan: Rehabilitasi ruang kelas di SMAN 2, SMKN 2, dan SMKN 4 Barru, serta revitalisasi SMPN 25 Barru.
- Aksesibilitas: Jembatan Sungai Walemping.
Penghargaan Desa Berkinerja Terbaik
Sebagai bentuk apresiasi internal, Pemerintah Kabupaten Barru juga memberikan penghargaan bagi desa dengan pengelolaan keuangan terbaik tahun 2025. Desa Pacekke berhasil meraih peringkat pertama, disusul oleh Desa Tompo di posisi kedua, dan Desa Siddo di posisi ketiga.
Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, menyambut baik guyuran bantuan dan peresmian fasilitas ini. Ia berharap kolaborasi lintas tingkat pemerintahan ini menjadi energi baru bagi Barru untuk mencapai visi “Maju Berkelanjutan dan Sejahtera Lebih Cepat”.
