Andi Ina Kartika Sari: Lansia Harus Sehat dan Bahagia agar Masa Tua Lebih Berkualitas

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menyambut baik rencana pelaksanaan Senam Lansia Tai Chi yang akan digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Barru dalam rangkaian Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118 di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Colliq Pujie Barru, Minggu, (07/06/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Colliq Pujie Kabupaten Barru bersiap menyambut kemeriahan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Barru dijadwalkan menggelar Senam Lansia Tai Chi massal di lokasi tersebut pada Ahad (7/6/2026).

Rencana aksi sosial pencegahan penyakit dan promosi kesehatan ini mendapat respons positif serta dukungan penuh dari Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari.

Dukungan itu dinyatakan secara langsung saat Andi Ina menerima audiensi jajaran pengurus IDI Cabang Barru di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barru, Jumat (5/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Barru Andi Syarifuddin dan Plt Kepala Dinas Kesehatan Andi Muhammad Batara Mappanyompa.

“Lansia harus sehat dan harus selalu bahagia. Kesehatan fisik dan kebahagiaan merupakan modal utama agar mereka dapat menjalani masa tua dengan lebih berkualitas, aktif, dan produktif,” kata Andi Ina Kartika Sari menegaskan pentingnya menjaga kebugaran kelompok lanjut usia.

Minta IDI Rutinkan Senam Setiap Pekan

Andi Ina menilai, olahraga seni pernapasan dan gerak lambat khas Tai Chi sangat adaptif serta kaya manfaat bagi kesehatan fisik kaum lansia. Namun, di luar aspek medis, ia memandang kegiatan komunal seperti ini menjadi ruang sosial krusial agar para lansia terhindar dari kejenuhan psikis.

Melihat dampak positifnya, bupati perempuan pertama di Barru ini meminta agar IDI tidak sekadar menjadikan senam ini sebagai seremoni tahunan, melainkan diadopsi menjadi program kebugaran berkala.

“Kalau bisa kegiatan seperti ini dilaksanakan secara rutin setiap minggu. Jangan hanya melibatkan lansia, tetapi juga seluruh unsur masyarakat, mulai dari tenaga kesehatan, ASN, organisasi kemasyarakatan, komunitas olahraga, pelajar hingga masyarakat umum. Dengan begitu akan tumbuh budaya hidup sehat yang menjadi gerakan bersama di Kabupaten Barru,” tutur Andi Ina.

Puncak Rangkaian Bakti Sosial Sejak Mei

Ketua IDI Kabupaten Barru dr. Suriadi Nurdin, Sp.B., M.Kes., memaparkan bahwa Senam Tai Chi di arena CFD ini didesain sebagai puncak perayaan HBDI ke-118 tingkat kabupaten. Fokus perayaan tahun ini memang ditekankan pada pengabdian klinis dan pendekatan preventif langsung ke masyarakat.

Direktur RSUD Lapatarai Barru tersebut menambahkan, rangkaian perayaan HBDI di Barru sebenarnya sudah bergulir secara estafet sejak pertengahan bulan lalu.

“Rangkaian kegiatan Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 sudah berjalan sejak 20 Mei dengan sejumlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Adapun puncak peringatannya akan dilaksanakan pada 7 Juni 2026,” jelas dr. Suriadi.

Sebelumnya, jajaran dokter spesialis dan dokter umum di bawah naungan IDI Barru telah turun ke lapangan guna melaksanakan edukasi penyuluhan kesehatan, pelatihan medis, hingga aneka aksi bakti sosial. Lewat momentum HBDI ini, sinergi antara korps tenaga kesehatan, dinas terkait, dan masyarakat diharapkan kian solid demi mendongkrak derajat kesehatan di Kabupaten Barru.

Dalam audiensi tersebut, dr. Suriadi turut didampingi oleh sejumlah pengurus inti IDI Cabang Barru, antara lain dr. Rudy Karima, dr. Andi Tenry, dr. Erfina, dr. Wiwi Tajuddin, dan dr. Tuti Muhayyang.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts