Upacara HKN Barru, 25 ASN Terima SK Pensiun dan Dana THT Taspen

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si, bertindak selaku Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional Tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barru, Rabu (17/06/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru memperketat pengawasan kinerja seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seiring berakhirnya triwulan kedua Tahun Anggaran 2026. Di tengah keterbatasan fiskal, efisiensi anggaran belanja diarahkan untuk program yang menyentuh langsung kepentingan publik.

Hal tersebut ditegaskan oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari saat bertindak sebagai Inspektur Upacara pada pelaksanaan Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) Tingkat Kabupaten Barru yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Barru, Rabu (17/6/2026).

Upacara khidmat tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD Barru, pimpinan instansi vertikal, serta seluruh ASN dan PPPK lingkup Pemkab Barru.

“Kita harus melihat capaian program berdasarkan data dan hasil yang terukur. Dari situ kita dapat mengetahui program yang berhasil, yang perlu diperbaiki, bahkan yang harus dihentikan apabila tidak memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” ujar Andi Ina Kartika Sari dalam amanatnya.

Terapkan Skema “Money Follows Priority”

Andi Ina menginstruksikan seluruh kepala dinas untuk menerapkan prinsip money follows priority program. Ia meminta agar kegiatan penunjang yang kurang produktif, seperti belanja seremonial dan anggaran perjalanan dinas ke luar daerah, segera diminimalisasi demi menyelamatkan pos anggaran krusial.

Fokus anggaran daerah kini diprioritaskan pada empat sektor intervensi makro: pengentasan kemiskinan ekstrem, akselerasi penurunan angka tengkes (stunting), peningkatan mutu layanan kesehatan dan pendidikan, serta pemulihan ekonomi lokal.

“Permasalahan kemiskinan dan stunting harus diidentifikasi secara komprehensif hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan. Langkah-langkah yang kita lakukan harus berbasis data dan kebutuhan riil masyarakat,” tutur bupati perempuan pertama di Barru tersebut.

Untuk menyiasati keterbatasan fiskal daerah, Pemkab Barru gencar melakukan sinkronisasi program guna menjemput anggaran dari pemerintah pusat. Andi Ina optimistis Barru kembali mendapat kucuran dana segar lewat Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

“Insya Allah tahun 2026 Kabupaten Barru akan memperoleh bantuan Inpres Jalan Desa sebesar Rp100 miliar. Tahun 2025 kita mendapatkan kurang lebih Rp50 miiliar, dan tahun ini kita terus berupaya agar alokasi tersebut meningkat demi percepatan pembangunan daerah,” ungkap Andi Ina yang disambut antusias para peserta upacara.

Selain itu, kerja sama taktis bersama Kapolres Barru juga membuka peluang bagi Barru untuk mendapatkan intervensi pembangunan infrastruktur pariwisata dari Kementerian Pariwisata RI di sejumlah destinasi unggulan.

Disiplin ASN Jadi Indikator Pencairan TPP

Di hadapan ratusan aparatur sipil negara, Andi Ina mengingatkan bahwa reformasi birokrasi yang adaptif dan responsif tidak akan terwujud tanpa kepatuhan dasar terhadap jam kerja dan penuntasan tanggung jawab administrasi.

“Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu atau mengenakan seragam dengan rapi. Disiplin adalah cerminan tanggung jawab kita sebagai pelayan masyarakat. Visi besar Kabupaten Barru tidak akan terwujud tanpa kedisiplinan yang tinggi dari seluruh ASN,” tegasnya.

Terkait hak-hak pegawai, Pemkab Barru berkomitmen menjaga stabilitas anggaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tanpa ada pemotongan regulasi. Kendati demikian, pencairannya akan dikunci berdasarkan rapor performa masing-masing pegawai.

“TPP diberikan kepada yang berhak. Jika ingin mendapatkan TPP secara penuh, maka tingkatkan kedisiplinan dan semangat kerja. Ini adalah bentuk keadilan bagi ASN yang bekerja secara optimal dan bertanggung jawab,” kata Andi Ina menekankan.

Bupati Barru menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun kepada 25 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Barru yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2026. Selain itu juga dilakukan penyerahan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dan Program Pensiun.

Pasca-upacara, Bupati Barru menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pensiun secara simbolis kepada 25 ASN yang memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2026, yang dirangkaikan dengan penyerahan manfaat Program Tabungan Hari Tua (THT) dari PT Taspen.

“Terima kasih atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah diberikan selama menjadi ASN. Insya Allah seluruh pengabdian yang telah dilakukan menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Barru,” ucap Andi Ina memungkasi arahannya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts