Pastikan Kelayakan Fasilitas, Bupati Barru Tinjau Kesiapan Sekolah Rakyat Terpadu 65

Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., meninjau kesiapan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 65 Barru yang berlokasi di Kelurahan Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (13/7/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru terus mematangkan kesiapan infrastruktur pendidikan guna menghadirkan layanan edukasi yang representatif dan inklusif. Salah satu proyek strategis yang dikebut adalah operasionalisasi Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 65 Barru.

Untuk memastikan kesiapan tersebut, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memimpin langsung peninjauan lapangan di lokasi pembangunan SRT 65 Barru yang terletak di Kelurahan Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Senin (13/7/2026).

Inspeksi mendadak ini dilakukan sebagai bagian dari manajemen kontrol menjelang agenda peresmian (grand opening) sekolah yang dijadwalkan pada 31 Juli 2026 mendatang.

Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang, Dandim 1405/Mallusetasi Letkol Inf. Erwin Hidayat, Plt Kepala Dinas Sosial A. Amiruddin Rum, Kasatpol PP Damkar dan Penyelamatan Wirman Firdaus, Camat Soppeng Riaja Amirullah, Kepala SRT 65 Barru Haris, serta perwakilan kontraktor pelaksana dari BUMN PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Ardian Saputra.

Cek Detail Ruang Kelas hingga Asrama

Dalam kunjungan tersebut, Andi Ina bersama rombongan menyisir satu per satu klaster fasilitas utama yang akan menjadi penunjang harian proses belajar mengajar. Pengecekan ketat dilakukan mulai dari kelayakan ruang kelas, asrama siswa, ruang makan, dapur, ruang kesehatan (UKS), fasilitas sanitasi dan toilet, tempat ibadah, hingga sarana pendukung luar ruangan.

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh komponen bangunan memenuhi standar keamanan konstruksi, kebersihan lingkungan, serta kenyamanan psikologis sebelum ditempati oleh para peserta didik baru.

Selain memantau kondisi fisik arsitektur bangunan, Bupati wanita pertama di Barru ini juga memimpin rapat koordinasi kilat di lokasi. Evaluasi tersebut membedah progres penyelesaian akhir (finishing) pembangunan serta kesiapan operasional non-fisik sekolah.

Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi pemetaan kebutuhan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kependidikan, distribusi perlengkapan belajar siswa, hingga formulasi sistem tata kelola manajemen sekolah agar langsung berjalan efektif begitu tahun ajaran dimulai.

Waskita Karya Kebut Konstruksi Akhir

Merespons atensi pemda, perwakilan PT Waskita Karya, Ardian Saputra, memberikan garansi terkait aspek ketepatan waktu pengerjaan di sisa waktu menjelang peresmian.

“Proses penyelesaian pekerjaan terus dikebut sesuai jadwal dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi sehingga seluruh fasilitas dapat difungsikan secara optimal pada saat peresmian,” ujar Ardian Saputra di hadapan Bupati dan Forkopimda.

Pemerintah Kabupaten Barru berkomitmen mengawal ketat seluruh tahapan timeline persiapan hingga hari H peresmian akhir Juli ini. Kehadiran SRT 65 Barru diproyeksikan menjadi tonggak penting dalam memperluas akses pendidikan berkualitas dan berkelanjutan, khususnya bagi anak-anak di wilayah rujukan Kecamatan Soppeng Riaja dan sekitarnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts