
Barru, Petta – Suasana haru mewarnai peluncuran perdana Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) di pesisir Kabupaten Barru. Penetrasi perluasan jaringan listrik gratis dari kementerian ini mulai menyasar keluarga prasejahtera yang bertahun-tahun hidup dalam kegelapan.
Momen emosional tersebut terjadi saat Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sri Suparni Bahlil melakukan prosesi penyalaan pertama (first lighting) di Desa Siawung, Kecamatan Barru, Kamis (9/7/2026).
Didampingi Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari dan Wakil Bupati Abustan A. Bintang, istri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tersebut mendatangi rumah panggung sederhana milik Saharuddin (30), seorang buruh bangunan setempat. Begitu sakelar ditekan dan lampu pijar menyala, Saharuddin dan istrinya, Husnah, langsung meneteskan air mata sembari memeluk para pejabat yang hadir.
“Senang sekali. Baru kali ini saya mendapatkan bantuan seperti ini. Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan listrik. Bantuan ini sangat bermanfaat,” ungkap Saharuddin dengan mata berkaca-kaca di hadapan rombongan.

Isi Token Perdana untuk Bantu Anak Belajar
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari memandu langsung pengisian token perdana pada meteran prabayar digital di rumah Saharuddin. Andi Ina juga menyempatkan diri berdialog intim dengan Husnah di ruang tengah rumahnya.
“Semoga bantuan ini membawa berkah bagi keluarga. Gunakan listrik ini untuk hal-hal yang bermanfaat, mendukung aktivitas sehari-hari, membantu anak-anak belajar di malam hari, dan semoga menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kesejahteraan keluarga,” kata Andi Ina memberikan petuah.
Penyalaan listrik gratis di Desa Siawung ini merupakan bagian dari agenda kunker terpadu DWP Kementerian ESDM. Selain BPBL, pusat juga menggelontorkan paket Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) untuk jalan-jalan poros desa serta paket sembako stimulan.
Target Wilayah: Puluhan Ribu Rumah Tangga Menyala
Secara teknis, program jaminan energi dasar ini terus diakselerasi oleh PLN. Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Sulselrabar, Yuli Ashaniais Ramadani, memaparkan bahwa korporasi menargetkan sebanyak 256 sambungan rumah tangga prasejahtera baru di Kabupaten Barru akan menyala sepenuhnya sepanjang tahun ini.
Di sisi lain, Koordinator Investasi dan TKDN Ketenagalistrikan Ditjen Gatrik Kementerian ESDM, Nur Hidayanto, merinci bahwa pada tahun anggaran sebelumnya, sebanyak 86 rumah tangga di Barru telah sukses dielektrikasi lewat skema serupa.
Kementerian ESDM menegaskan bahwa usulan tambahan kuota yang disodorkan Pemkab Barru untuk klaster perluasan jangkauan energi tahun depan saat ini sudah masuk dalam meja verifikasi pusat.
Rangkaian penyalaan listrik perdana ini turut disaksikan oleh Kapolres Barru AKBP Ananda Fauzi Harahap, Ketua TP PKK Andi Milawaty Abustan, jajaran Manajer Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN se-UP3 Parepare, serta jajaran tokoh adat setempat.