
Foxborough, Petta – Timnas Prancis memastikan satu tiket ke babak semifinal Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Maroko dengan skor 2-0 pada laga perempat final di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan Les Bleus dicetak oleh kapten sekaligus bintang lini depan mereka, Kylian Mbappe, pada menit ke-60, dan dilengkapi oleh Ousmane Dembele enam menit berselang, tepatnya menit ke-66.
Hasil ini sekaligus menjadi ulangan dari babak semifinal Piala Dunia 2022 di Qatar, di mana Prancis juga menang dengan skor identik, 2-0, atas Maroko.

Pertandingan yang Berjalan Ketat
Prancis sebenarnya sudah mendapat peluang emas sejak menit-menit awal. Mbappe dua kali mengancam gawang Maroko yang dikawal Yassine Bono, namun kiper berpengalaman itu tampil gemilang menggagalkan sejumlah upaya, termasuk sundulan Dayot Upamecano pada menit keempat.
Les Bleus sempat mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-27 usai bek Maroko, Achraf Hakimi, melakukan pelanggaran terhadap Mbappe di kotak terlarang. Sayang, eksekusi penalti Mbappe pada menit ke-28 masih mampu ditepis oleh Bono ke sisi kiri gawang.
Meski gagal dari titik putih, tekanan Prancis tak surut. Barulah pada babak kedua, kebuntuan Prancis pecah lewat gol Mbappe di menit ke-60, sebelum Dembele menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Maroko yang tampil ngotot mencari gol balasan tak kunjung menemukan celah hingga pertandingan usai.
Misi Balas Dendam Maroko yang Kandas
Kemenangan ini membuat Prancis tak terkalahkan dalam 12 laga kompetitif beruntun dan melangkah ke semifinal ketiga secara berturut-turut, sebuah pencapaian langka dalam sejarah Piala Dunia.
Sebelum laga, para pemain Maroko sempat menegaskan tekad mereka untuk membalas kekalahan di semifinal 2022. Gelandang Maroko, Azzedine Ounahi, mengaku timnya masih menyimpan ingatan pahit dari pertemuan sebelumnya.
“Laga melawan Prancis [2022] masih ada di ingatan kami. Kami ingat apa kesalahan kami dan apa yang harus kami lakukan untuk mendapatkan hasil yang lebih baik,” ujar Ounahi jelang pertandingan.
Senada, gelandang Zakaria Aboukhal turut mengingatkan bahaya yang dibawa Prancis ke atas lapangan. “Prancis adalah lawan sulit karena mereka akan menghukum Anda di setiap kesalahan kecil,” katanya.
Namun, prediksi tersebut kembali terbukti pada laga dini hari tadi. Kesalahan kecil Maroko, termasuk pelanggaran yang berbuah penalti, dimanfaatkan Prancis untuk terus menekan hingga akhirnya membuahkan dua gol kemenangan.
Dengan hasil ini, Prancis akan menghadapi pemenang laga perempat final antara Spanyol melawan Belgia di babak semifinal yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (14/7/2026).