Veda Ega Jadi Pebalap Indonesia Pertama Tercepat di Practice Moto3 Sachsenring

Veda Ega Pratama melaju mulus mengamankan Q2 setelah memuncaki sesi latihan di Sachsenring. (©MotoGP)

Petta – Pebalap Indonesia, Veda Ega Pratama, tampil sebagai yang tercepat pada sesi practice Moto3 Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring, Jumat (10/7/2026). Pebalap Honda Team Asia itu mengungguli Joel Esteban dan Eddie O’Shea dengan catatan waktu terbaik 1 menit 25,848 detik.

Hasil ini sekaligus memastikan Veda melaju langsung ke babak kualifikasi Q2, mengingat regulasi FIM Moto3 hanya meloloskan 14 pebalap tercepat ke Q2, sedangkan sisanya harus berjuang lewat Q1. Pencapaian ini juga tercatat sebagai sejarah baru bagi dunia balap motor Indonesia, karena Veda menjadi pebalap Indonesia pertama yang tampil sebagai tercepat pada sesi practice Moto3 di Sachsenring.

Sempat Tercecer, Bangkit di Menit-menit Akhir

Perjalanan Veda menuju posisi puncak tidak berlangsung mulus. Pada pertengahan sesi, ia sempat terlempar hingga posisi ke-21, jauh dari zona aman lolos langsung ke Q2. Kondisi itu membuatnya harus masuk pit untuk melakukan penyetelan motor karena masih berada di luar 14 besar.

Sesi practice yang berlangsung sekitar 35 menit itu juga diwarnai insiden. Pemuncak klasemen sementara Moto3 2026, Maximo Quiles, mengalami kecelakaan di tikungan ketujuh saat sesi baru berjalan sekitar lima menit.

Meski sempat berada di luar zona aman, Veda mampu memperbaiki catatan waktu secara signifikan dibanding sesi FP1 sebelumnya, di mana ia hanya finis di posisi ke-23. Ia pun mengungkapkan kepuasannya usai sesi selesai.

“Ya itu adalah sesi yang sangat baik, sesi sore yang baik. Hasil yang bagus buat saya setelah FP 1 saya berjuang keras,” ucap Veda dalam wawancara yang disiarkan situs resmi MotoGP.

Kunci Perbaikan dari Kerja Sama Tim

Veda menjelaskan, lonjakan performanya tidak lepas dari evaluasi bersama kru Honda Team Asia usai sesi FP1. “Setelah FP1 kami berdiskusi dengan tim dan kami berusaha untuk memperbaiki hal-hal mana saja saya masih bisa diperbaiki,” ujarnya.

Ia juga menyinggung tantangan karakter Sirkuit Sachsenring yang menurutnya tidak mudah, sekaligus menyebut peran data dari mantan pebalap Honda Team Asia musim lalu sebagai bekal penting.

“Banyak hal yang kami bisa benahi karena trek ini bukan trek yang mudah, dan kondisi saya tidak tahu kondisi tahun lalu, tapi kita lihat besok. Biasanya juga kami mengecek data dan dari situ kami akan tahu hal yang harus diperbaiki karena kami mendapat data yang bagus dari Taiyo [Furusato] musim lalu,” tuturnya.

Hasil positif di sesi practice ini membuka peluang bagi Veda untuk tampil kompetitif pada kualifikasi Moto3 Jerman 2026 yang akan digelar Sabtu (11/7/2026), sekaligus menjadi modal penting menjelang balapan utama di Sachsenring pada Minggu (12/7/2026).

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts