

Barru, Petta – Kemeriahan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai terasa di Kabupaten Barru. Rangkaian perayaan tingkat kecamatan resmi dimulai lebih awal melalui gelaran kick off di Lapangan Labandu Ralla, Kecamatan Tanete Riaja.
Pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang pada Rabu (22/7/2026). Mengawali sambutannya, Abustan menyampaikan salam dan permohonan maaf dari Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari yang sedang menunaikan ibadah umrah di Tanah Suci.
“Tadi kami sempat video call. Beliau menitipkan salam untuk kita semua sekaligus permohonan maaf karena tidak bisa hadir langsung,” ujar Abustan di hadapan ratusan warga dan aparatur setempat.
Wabup memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif panitia kecamatan yang menggerakkan partisipasi publik lebih cepat dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, semarak pergerakan ekonomi kerakyatan dan swadaya masyarakat ini menjadi fondasi penting dalam membangun daerah.
“Ini luar biasa, Pak Camat, Ketua Panitia. Baru tanggal 22 Juli sudah ada kegiatan memperingati HUT RI,” katanya memuji antusiasme warga.
“Ini harus terus ditumbuhkan. Karena kemajuan suatu daerah, termasuk pembinaan olahraga, tidak bisa hanya dilihat-lihat saja. Harus kita semua berkontribusi. Kalau kita bersatu, sekecil apapun kontribusi kita akan bermanfaat untuk memajukan suatu daerah,” tegasnya menambahkan.
Pesan Persatuan dan Peringatan Dini Musim Kemarau
Mengusung tema nasional HUT RI ke-81, yakni “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”, Abustan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat persatuan, kerukunan, serta menghindari perpecahan di tengah dinamika sosial.
Di sela-sela kegembiraan menyambut hari kemerdekaan, Wakil Bupati juga menyisipkan pesan penting terkait mitigasi bencana, mengingat wilayah Barru saat ini tengah memasuki puncak musim kemarau dengan cuaca panas yang ekstrem.
Mengingat tren musibah kebakaran pemukiman yang kerap terjadi akhir-akhir ini termasuk insiden di wilayah Anak Banua, ia mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan secara kolektif sebelum meninggalkan rumah atau beraktivitas.
“Saya ingatkan kepada seluruh masyarakat agar tetap memperhatikan segala yang bisa memicu kebakaran dengan mematikan kompor setelah memasak, mencabut perangkat listrik yang tidak digunakan, menghindari membakar sampah sembarangan (terutama saat cuaca panas), dan membuang puntung rokok di tempat yang aman. Karena kelalaian. Hampir setiap hari ada kebakaran. Kemarin di Anak Banua juga terjadi. Untuk itu, sebelum meninggalkan rumah periksa dengan baik,” imbaunya.
Acara pembukaan kick off yang berlangsung meriah ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forkopimda Barru, pimpinan Forkopimcam Tanete Riaja, para kepala desa dan lurah, kepala sekolah, panitia penyelenggara, serta tokoh masyarakat setempat.