
Barru, Petta – Kawasan Car Free Day (CFD) di Kabupaten Barru menjadi ajang silaturahmi sekaligus peninjauan lapangan bagi Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari. Sambil mengayuh sepeda menyusuri jalanan kota, Andi Ina memantau langsung kondisi fasilitas umum dan kebersihan lingkungan, Minggu pagi (10/5/2026).
Mengenakan pakaian olahraga santai, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Ketua PMI Barru, serta jajaran pimpinan OPD. Kehadiran orang nomor satu di Barru ini tanpa sekat formalitas, bahkan ia beberapa kali berhenti untuk menyapa dan melayani permintaan swafoto dari warga.
“Kalau melihat langsung seperti ini, kita bisa mengetahui apa yang masih perlu dibenahi, mulai dari kondisi jalan hingga drainase, demi kenyamanan masyarakat,” ujar Andi Ina di sela-sela kegiatannya.
Infrastruktur dan Budaya Hidup Sehat
Bagi Andi Ina, momentum CFD bukan sekadar rutinitas akhir pekan. Ia memanfaatkan waktu tersebut untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur yang telah dilakukan benar-benar terjaga fungsinya. Selain memantau fisik kota, ia mengajak masyarakat untuk terus membudayakan hidup sehat melalui olahraga rutin.
Setelah berkeliling kota, rombongan Bupati bergabung dengan ratusan warga di Alun-alun Colliq Pujie untuk mengikuti senam sehat bersama. Antusiasme warga dari berbagai kelompok usia mulai dari anak-anak hingga lansia membuat suasana pagi di pusat kota Barru terasa begitu hidup.
“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun budaya hidup sehat, sekaligus menjadi wadah untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat,” tambahnya.
Respons Positif Ruang Publik
Kepala Dinas Parekrafpora Barru, Muh. Syukri, selaku penanggung jawab kegiatan pekan ini, menyatakan bahwa minat masyarakat terhadap CFD terus meningkat. Ruang bebas kendaraan ini dinilai berhasil menjadi area rekreasi keluarga yang tertib dan ramah bagi warga.
“CFD di Barru terus mendapat respons positif. Selain tempat olahraga, ini juga menghadirkan suasana kota yang lebih hidup dan produktif bagi masyarakat di akhir pekan,” jelas Syukri.
Dengan adanya aktivitas langsung dari pimpinan daerah, masyarakat merasa aspirasi mereka terkait kenyamanan kota dapat tersampaikan secara lebih santai dan kekeluargaan.
