

Petta – Situasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, berangsur kondusif setelah aksi demonstrasi mahasiswa dan sejumlah elemen masyarakat pada Rabu (28/10/2026). Massa telah membubarkan diri, sedangkan akses jalan yang sebelumnya ditutup mulai kembali dibuka.
Berdasarkan pantauan sejumlah media di lokasi, arus kendaraan dari Jalan MH Thamrin menuju Jalan Jenderal Sudirman dan arah sebaliknya kembali dibuka pada Rabu malam. Akses dari Jalan Imam Bonjol dan kawasan Kebon Kacang juga telah dapat dilalui kendaraan.
Sebelumnya, demonstrasi berlangsung di sekitar Bundaran HI dan depan Gedung UOB. Aksi tersebut melibatkan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam gerakan #IndonesiaSadar.
Massa Bubar Setelah Hujan Deras
Hujan deras yang mengguyur kawasan Bundaran HI dan Dukuh Atas pada Rabu malam turut memengaruhi situasi di lokasi. Sebagian peserta aksi terlihat mencari tempat berteduh sebelum meninggalkan kawasan demonstrasi.
ANTARA melaporkan massa mulai membubarkan diri sekitar pukul 19.15 WIB. Petugas gabungan tetap memantau situasi untuk memastikan proses pembubaran berlangsung tertib dan kondisi di sekitar lokasi terkendali.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold E.P. Hutagalung, melalui pengeras suara mengimbau peserta agar meninggalkan lokasi secara tertib. Ia juga menyampaikan apresiasi atas penyampaian aspirasi yang berlangsung kondusif.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Dadang Hartanto, turut berada di kawasan tersebut untuk memantau pengamanan. Ia mengimbau massa yang masih bertahan agar pulang dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban.
Jalan Kembali Dibuka, Polisi Masih Berjaga
Setelah massa membubarkan diri, petugas mulai membuka kembali akses jalan di sekitar Bundaran HI. Pantauan detikcom pada Rabu malam menunjukkan kendaraan roda dua dan roda empat sudah kembali melintas.
“Perlahan dibuka, yang dari Monas juga sudah dibuka,” kata seorang petugas polisi lalu lintas di lokasi, sebagaimana dikutip Liputan6.com.
Pembukaan akses dilakukan secara bertahap setelah kondisi memungkinkan. Sebelumnya, Jalan MH Thamrin dan Jalan Jenderal Sudirman di sekitar Bundaran HI ditutup untuk mendukung pengamanan aksi dan mengatur pergerakan massa.
Meski lalu lintas kembali bergerak, personel kepolisian masih berjaga di sekitar monumen Selamat Datang. Petugas juga melakukan patroli untuk memastikan situasi tetap kondusif setelah demonstrasi berakhir.
Layanan TransJakarta belum terlihat kembali melintas di kawasan Bundaran HI dalam pantauan detikcom pada sekitar pukul 20.53 WIB. Halte di sekitar lokasi juga masih terlihat kosong dari calon penumpang pada waktu tersebut.
Petugas Bersihkan Kawasan Demonstrasi
Setelah massa meninggalkan lokasi, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) terlihat menyisir kawasan Bundaran HI untuk membersihkan sampah yang tertinggal. Pembersihan dilakukan di sekitar monumen Selamat Datang dan area yang sebelumnya digunakan untuk menyampaikan aspirasi.
Kehadiran petugas kebersihan dan personel keamanan menjadi bagian dari penanganan pascaaksi, bersamaan dengan pemulihan arus lalu lintas di kawasan pusat Jakarta tersebut.
Demonstrasi pada 28 Oktober bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Sebelum aksi berlangsung, kepolisian telah menyiapkan pengamanan dan rekayasa lalu lintas secara situasional di sejumlah titik, termasuk Bundaran HI, Monas, kawasan DPR/MPR, dan Tugu Tani.
Hingga laporan malam 28 Oktober 2026, akses jalan di sekitar Bundaran HI telah dibuka kembali dan kendaraan mulai melintas. Meski demikian, kepolisian masih melakukan penjagaan untuk memastikan situasi tetap aman setelah massa membubarkan diri.