Dua Jempol Ketum Bahlil untuk Lukman B Kady Usai Bacakan Laporan Ketua OC Musda

Ketua Umum Partai Golkar mengacungkan dua jempol kepada Lukman B Kady saat membacakan laporanya selaku Ketua OC Musda IX Partai Golkar Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Sabtu (18/07/2026). Dok: Istimewa

Makassar, Petta – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi digelar di Hotel Claro Makassar, Sabtu (18/7/2026). Di tengah agenda organisasi yang berlangsung khidmat, satu momen kecil justru mencuri perhatian Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Momen itu muncul saat Ketua Organizing Committee (OC) Musda, Lukman B Kady, membacakan laporan panitia di hadapan seluruh peserta dan pengurus DPD Golkar se-Sulawesi Selatan. Lukman, yang juga menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, menceritakan sebuah kejadian unik yang terjadi jelang pelaksanaan Musda.

Bendera Golkar Ikut Diarak Saat Konvoi Argentina

Dalam laporannya, Lukman menyinggung euforia warga Makassar pascakemenangan Argentina yang dirayakan dengan konvoi keliling kota. Tanpa disangka, bendera Partai Golkar turut dikibarkan oleh warga di tengah arak-arakan tersebut.

Lukman pun menyampaikan permintaan maaf sekaligus menyelipkan candaan kepada Bahlil Lahadalia yang dikenal sebagai penggemar berat Argentina.

“Sebelum mengakhiri laporan ini, saya ingin memohon maaf kepada Pak Ketum, karena sebelum pelaksanaan Musda ini, pasca Argentina menang bendera kita diarak-arak berkeliling Kota Makassar, mungkin masyarakat Makassar tahu kalau Ketum penggemar Argentina,” ujar Lukman disambut tawa peserta yang hadir.

Cerita ringan itu rupanya berhasil mencairkan suasana forum sekaligus mengundang reaksi spontan dari Bahlil. Ketum Golkar itu terlihat mengacungkan dua jempol ke arah Lukman sebagai tanda apresiasi atas laporan yang disampaikan dengan gaya santai namun tetap informatif.

Lukman B Kady saat membacakan laporanya selaku Ketua OC Musda IX Partai Golkar Provinsi Sulawesi Selatan di Hotel Claro, Sabtu (18/07/2026). Dok: Istimewa

Musda Diikuti 24 DPD, Pastikan Legitimasi Proses Demokrasi Internal

Di luar momen jenaka tersebut, Lukman turut memaparkan capaian pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan secara keseluruhan. Ia menyebut Sulawesi Selatan menjadi provinsi kedua terakhir yang menggelar Musda, namun hal itu justru dimanfaatkan panitia untuk mematangkan persiapan.

“Mungkin inilah kepanitiaan Musda yang paling deg-degan, tapi sisi baiknya, kami selaku panitia punya banyak waktu agar dapat mempersiapkan dengan maksimal pelaksanaan kegiatan Musda ini,” kata Lukman.

Ia memastikan Musda kali ini diikuti oleh 24 DPD Kabupaten/Kota se-Sulawesi Selatan, 166 anggota fraksi Partai Golkar kabupaten/kota, dengan total peserta dan undangan yang hadir mencapai kurang lebih 2.000 orang.

Lukman juga menegaskan seluruh peserta yang memiliki hak suara telah memenuhi persyaratan administratif sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar serta peraturan organisasi yang berlaku.

“Ini adalah komitmen kami terhadap legitimasi proses demokrasi internal partai,” ujarnya.

Di akhir laporannya, Lukman menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur panitia, baik Organizing Committee (OC) maupun Steering Committee (SC), yang telah bekerja keras menyukseskan pelaksanaan Musda XI Partai Golkar Sulawesi Selatan.

“Kiranya agenda Musyawarah Daerah XI Partai Golkar Sulawesi Selatan bisa berjalan dengan baik, lancar, rukun, dan menghasilkan kader terbaik yang memimpin Golkar Sulawesi Selatan,” tutupnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts