Sambut Pemilu 2029, Hanura Kenakan Lambang Baru Bergambar Singa

Ketua Tim Task Force DPP Partai Hanura Patrice Rio Capella mengatakan partainya membuka pintu bagi calon anggota legislatif (caleg) dari partai lain untuk bergabung menghadapi Pemilu 2029.(©KOMPAS.Com/Erik Alfian)

Petta – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) resmi mengganti lambang partainya. Lambang lama kini digantikan dengan gambar kepala singa sebagai identitas baru.

Perubahan tersebut disampaikan Ketua Tim Satuan Tugas (Satgas) Task Force DPP Partai Hanura, Patrice Rio Capella, akhir pekan lalu. Menurutnya, lambang baru ini diharapkan mudah dikenali publik.

“Lambang Hanura sudah berubah. Dulu, ketika orang ditanya apa lambang Hanura, mungkin cukup sulit menjelaskannya,” ujar Rio Capella, Sabtu (22/8/2026), sebagaimana dikutip Kompas.com. Ia menambahkan, kini partai memiliki simbol yang lebih mudah diingat, yakni gambar singa.

Selain itu, Rio meminta seluruh jajaran Hanura di daerah segera menyesuaikan atribut partai dengan lambang baru tersebut. Papan nama kantor, SK PAC lama, hingga perlengkapan partai lainnya diminta mengikuti lambang terbaru secara bertahap.

Sudah Dibahas Sejak Munas dan Rakernas

Sebenarnya, rencana pergantian lambang ini bukan hal baru. Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), sudah mengungkapkan rencana tersebut sejak awal Mei 2026 lalu di sela acara Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) di Pontianak, Kalimantan Barat.

Kala itu, OSO menegaskan bahwa perubahan lambang bukan keputusan mendadak. “Sudah ganti. Itu sudah disepakati dalam Rakernas dan dikukuhkan menjadi logo baru,” katanya kepada awak media saat itu.

Dengan kata lain, keputusan mengganti lambang telah melalui proses internal partai, mulai dari Rapat Kerja Nasional (Rakernas) hingga Musyawarah Nasional (Munas). Lambang baru itu pun disebut telah mendapat persetujuan dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Makna Filosofis di Balik Simbol Singa

Logo baru Partai Hanura. (©Hanura)

Lantas, mengapa Hanura memilih singa sebagai lambang baru? Menurut penjelasan OSO, hewan ini dipandang sebagai raja dari segala hewan yang identik dengan kekuatan dan kepemimpinan.

Filosofi tersebut dinilai sejalan dengan visi partai untuk hadir sebagai kekuatan pelindung bagi masyarakat. Sementara itu, perubahan hanya menyasar lambang partai, tanpa menyentuh Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Adapun perubahan wajah partai ini turut disambut oleh sejumlah pengurus daerah. Di Sulawesi Selatan misalnya, DPD Hanura setempat menyebut lambang baru sebagai bagian dari pembenahan menyeluruh menjelang kontestasi mendatang.

Persiapan Jelang Pemilu 2029

Pergantian lambang ini pun tak lepas dari target besar Hanura pada Pemilu 2029. Partai berlambang singa ini menargetkan bisa kembali menempatkan wakilnya di kursi DPR RI.

Beberapa DPD di daerah, seperti Bali, bahkan telah mulai memasang atribut berlambang singa di kantor-kantor partai. Langkah ini dilakukan sebagai simbol kesiapan sekaligus semangat baru Hanura menyongsong pemilu mendatang.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami