Rakerda XIX SOKSI Sulsel Usung Tema Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif

Depidar SOKSI Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Swiss-Bell Hotel Waterfront Kota Makassar. (Dok: Istimewa)

Makassar, Petta – Dewan Pimpinan Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar SOKSI) Sulawesi Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIX di Swiss-Bell Hotel Waterfront, Kota Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, mulai 6 hingga 7 September 2026.

Rakerda kali ini dihadiri langsung Ketua Umum DEPINAS SOKSI Mukhamad Misbakhun bersama Sekretaris Jenderal DEPINAS SOKSI Puteri Komarudin. Keduanya didampingi sejumlah jajaran pengurus pusat organisasi.

Ketua DEPIDAR SOKSI Sulsel Andi Patarai Amir menuturkan, kehadiran Misbakhun yang juga menjabat Ketua Komisi XI DPR RI bertujuan memberi arahan kepada seluruh kader. Selain itu, ia berharap kader SOKSI se-Sulsel dapat lebih aktif membesarkan organisasi yang berorientasi pada buruh dan karyawan.

Menurutnya, keberadaan SOKSI juga harus berkontribusi secara masif dalam proses politik. Tujuannya, demi mewujudkan demokrasi yang lebih sehat dan bermartabat di tengah masyarakat.

Fokus Utama Rakerda XIX SOKSI Sulsel

Patarai menjelaskan, penyusunan program kerja bukan satu-satunya agenda dalam Rakerda ini. Ia menegaskan, penguatan peran kekaryaan dalam transformasi ekonomi menjadi fokus utama yang dibahas selama dua hari pertemuan.

“Selain merencanakan dan menyusun program kerja, fokus utama Rakerda kita adalah memperkuat peran kekaryaan dalam transformasi ekonomi, mendukung program pemerintah serta mematangkan pendidikan kader,” kata Patarai Amir, Sabtu (5/9/2026).

Legislator DPRD Sulsel ini menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum penting bagi organisasi. Melalui Rakerda, koordinasi, konsolidasi, dan sinergi antarpengurus diharapkan semakin kuat dalam menjalankan agenda SOKSI di Sulsel.

Adapun Rakerda XIX SOKSI Sulsel mengusung tema besar. Temanya adalah Konsolidasi Kekaryaan SOKSI Sulsel Mengawal Transformasi Ekonomi dan Demokrasi Inklusif untuk Kesejahteraan Masyarakat.

Buruh sebagai Karyawan, Bukan Sekadar Alat Produksi

Sebagai mantan Ketua DPRD Kabupaten Maros periode 2019-2024, Patarai menguraikan arah besar organisasi. Menurutnya, SOKSI berfokus pada penguatan peran kekaryaan demi mewujudkan transformasi ekonomi sekaligus demokrasi yang inklusif.

SOKSI sendiri merupakan salah satu organisasi kemasyarakatan pendiri Partai Golkar yang berakar dari gerakan buruh dan pekerja. Oleh karena itu, organisasi ini menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat kelas pekerja dalam setiap proses politik.

Patarai memandang, buruh bukan sekadar alat produksi semata. Bagi dia, buruh adalah karyawan atau manusia yang berkarya dan berhak mendapat hubungan industrial yang adil serta harmonis.

“Termasuk keberadaan buruh tidak hanya sebatas pada upah melainkan juga mencakup akses yang luas terhadap kesehatan, pendidikan, jaminan perlindungan kerja, dan sebagainya,” terangnya.

Dorong Demokrasi Inklusif, Jauh dari Politik Transaksional

Selain penguatan ekonomi, SOKSI turut mendorong terwujudnya demokrasi yang inklusif. Patarai menjelaskan, di tengah menguatnya politik transaksional, SOKSI memosisikan diri sebagai wadah bagi kaum pekerja.

Wadah tersebut memungkinkan kaum pekerja aktif berpolitik secara tulus. Dengan begitu, mereka tidak perlu terbebani oleh modal finansial besar untuk terjun ke dunia politik.

Melalui pendekatan inklusif ini, SOKSI berupaya menjaga agar partai politik, khususnya Golkar, tetap membumi. Selain itu, partai diharapkan tetap terbuka bagi semua lapisan masyarakat dan tidak tergelincir menjadi organisasi yang elitis.

“Kita berharap melalui berbagai sayap organisasinya (seperti fokus pada perempuan, mahasiswa, dan pemuda), SOKSI mendorong partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembuatan kebijakan publik serta arah politik kedepannya,” terangnya.

Dengan digelarnya Rakerda XIX ini, SOKSI Sulsel berharap seluruh kader semakin solid menjalankan program kerja. Harapannya, transformasi ekonomi dan demokrasi inklusif yang dicita-citakan dapat terwujud demi kesejahteraan masyarakat.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts

Lebih Dekat ke Masyarakat

Jangkau audiens lebih luas dan tepat sasaran melalui iklan di website kami