

Makassar, Petta – Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari tampil sebagai penceramah utama dalam Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan III Tahun 2026. Kegiatan strategis ini diselenggarakan oleh Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintah LAN RI Makassar, Rabu (9/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina membawakan materi bertajuk “Wawasan Kebangsaan, Kepemimpinan Pancasila dan Integritas”. Ia menegaskan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila wajib menjadi pijakan utama bagi seorang pemimpin.
“Seorang administrator bukan hanya dituntut profesional dalam manajemen pemerintahan, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, menjunjung tinggi Pancasila, dan memiliki integritas dalam setiap pengambilan keputusan dan pelayanan publik,” ujarnya.
Pancasila sebagai Kompas Kepemimpinan
Menurut Andi Ina, wawasan kebangsaan sangat penting untuk membentengi aparatur dari kepentingan golongan yang sempit. Sementara itu, integritas merupakan syarat mutlak demi membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“Pancasila adalah kompas kita dalam memimpin. Integritas adalah harga mati. Tanpa keduanya, tata kelola pemerintahan yang baik hanya akan menjadi wacana,” tegasnya.
Oleh karena itu, ia meminta seluruh peserta untuk terus memperkuat karakter kepemimpinannya. Pelayanan publik yang maksimal hanya bisa terwujud jika birokrasi diisi oleh orang-orang yang jujur dan transparan.
Diikuti Puluhan Peserta Lintas Daerah
Sebagai informasi, pelatihan kepemimpinan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai kementerian dan instansi pemerintah daerah. Para peserta tersebut berasal dari sejumlah wilayah, antara lain:
- Pemerintah Kota Makassar dan Kabupaten Takalar.
- Kabupaten Luwu Timur, Luwu, Mamuju, dan Mamasa.
- Kabupaten Morowali dan Banggai.
- Kabupaten Kepulauan Yapen, Maybrat, dan Seram Bagian Barat.
- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Sementara itu, Kepala Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintah LAN RI Makassar, Dr. Muhammad Aswan, memberikan apresiasi tinggi. Ia menilai pengalaman empiris Andi Ina dalam memimpin daerah sangat menginspirasi para peserta pelatihan.
Pada akhir sesi, Bupati Barru menaruh harapan besar kepada seluruh abdi negara yang hadir. Ia meminta nilai-nilai kepemimpinan tersebut segera diterapkan di lingkungan kerja masing-masing.
“Saya berharap ilmu dan nilai yang kita diskusikan hari ini tidak berhenti di ruang kelas. Implementasikan di tempat tugas masing-masing untuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan berorientasi pelayanan,” pungkasnya.