Camat dan Lurah se-Kecamatan Tamalanrea Hadiri Rakor yang Dimpimpin Wali Kota

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) lingkup Pemkot Makassar. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (31/8/2026). (©Kecamatan Tamalanrea)

Makassar, Petta – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar rapat koordinasi (rakor) lingkup Pemkot Makassar. Kegiatan berlangsung di Ruang Pola Sipakatau, Balaikota Makassar, Senin (31/8/2026).

Rakor dipimpin langsung oleh Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Ia didampingi Sekretaris Daerah serta Asisten I dan Asisten II Pemkot Makassar.

Camat Tamalanrea, Andi Patiroi bersama para lurah se-Kecamatan Tamalanrea turut hadir dan mengikuti jalannya rapat. Kehadiran jajaran kewilayahan menjadi bagian penting dalam menyelaraskan kebijakan pemerintah kota dengan pelaksanaan program di tingkat kecamatan dan kelurahan.

Rapat membahas sejumlah agenda strategis. Agenda tersebut meliputi Agen Perlinsos, permasalahan persampahan, dan Agen Perisai. Ketiganya menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan serta penanganan berbagai persoalan di tengah masyarakat.

Penanganan Sampah dan Perlinsos Terus Diperkuat

Persoalan sampah memang menjadi perhatian Pemkot Makassar dalam beberapa waktu terakhir. Pada Senin (24/8/2026), Munafri memimpin rapat evaluasi penanganan sampah bersama seluruh camat di Balaikota. Dalam rapat itu, ia meminta camat dan lurah memastikan data 63 ribu kepala keluarga (KK) penerima subsidi iuran sampah gratis akurat.

Munafri juga meminta jadwal pembuangan dan pengangkutan sampah dipahami bersama. “Camat dan lurah harus sepakati waktu,” ujarnya kala itu.

Di bidang perlindungan sosial, Pemkot Makassar juga terus mendorong digitalisasi pendataan. Pada 24 Agustus 2026, Pemkot menggelar entry meeting percepatan digitalisasi Perlinsos bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dipimpin Sekda Makassar Andi Zulkifly. Makassar sendiri termasuk salah satu dari 43 kabupaten/kota yang ditetapkan sebagai wilayah uji coba nasional program Perlinsos Digital.

Melalui rakor ini, sinergi antara pemerintah kota, kecamatan, dan kelurahan diharapkan semakin kuat. Dengan begitu, berbagai agenda pelayanan masyarakat, khususnya perlindungan sosial dan penanganan persampahan, dapat berjalan optimal.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts