

Maros, Petta – Bakal calon Ketua DPD II Partai Golkar Maros, Andi Patarai Amir, mengembalikan formulir pendaftaran Musda Golkar Maros dengan membawa dukungan 14 pimpinan kecamatan, Selasa (27/10/2026). Ia menjadi bakal calon pertama yang menyerahkan berkas ke panitia.
Patarai tiba di Kantor DPD II Golkar Maros sekitar pukul 12.30 Wita. Anggota DPRD Sulawesi Selatan itu disambut tarian Angaru, lalu dikawal pimpinan organisasi pendiri dan sayap partai. Mereka antara lain SOKSI, Kosgoro, MKGR, AMPG, dan KPPG.
Kehadiran 14 pimpinan kecamatan (pincam) berarti seluruh kecamatan di Kabupaten Maros berada di belakangnya. Selain mendampingi, para pincam juga menyerahkan surat dukungan kepada Patarai.
Mantan Ketua DPRD Maros periode 2019–2024 itu menilai dukungan tersebut mencerminkan keseriusannya memimpin kembali Golkar Maros. “Kali ini kita diantar oleh 14 Pimpinan Kecamatan serta organisasi pendiri dan didirikan,” ujarnya.
Patarai Targetkan Delapan Kursi di Pemilu 2029
Jika terpilih, Patarai mematok kenaikan perolehan kursi Golkar di DPRD Maros pada Pemilu 2029. Saat ini partai berlambang pohon beringin itu memiliki enam kursi. Ia membidik tambahan minimal dua kursi, sehingga totalnya menjadi delapan.
“Setidaknya kita menambah kursi,” kata Patarai.
Untuk mencapai target tersebut, ia menekankan kerja sosial dan pendekatan langsung kepada masyarakat. Menurut dia, kader dan calon legislatif harus turun ke lapangan agar memahami keluhan serta kebutuhan warga. Cara itu, tuturnya, pernah ia jalankan sebelumnya.
Sebelumnya, tim Patarai menyebut rekam jejak tersebut sebagai modal. Pada masa kepemimpinannya, perolehan kursi Golkar di DPRD Maros disebut naik dari empat menjadi tujuh kursi.
Nama Patarai juga kerap dikaitkan dengan bursa pilkada. Namun, ia memilih bersikap realistis. Fokus utamanya saat ini adalah memenangkan Pemilu 2029 sambil menunggu kepastian aturan pemilu dan pilkada yang masih dibahas.
Dukungan Masih Akan Diverifikasi
Sementara itu, Ketua Steering Committee (SC) Musda XI Golkar Maros, Rudi Hartono, menyebut baru dua figur yang mengambil formulir. Hingga Selasa siang, hanya Patarai yang sudah mengembalikannya. Figur lainnya adalah politikus senior A Syarifuddin B alias Puang Esa, mantan anggota DPRD Maros.
Patarai sendiri mengambil formulir pada Sabtu (24/10/2026) melalui perwakilan timnya. Pengambilan itu diwakili Liaison Officer (LO) Danial Sattar bersama Ketua Fraksi Golkar Maros, Nurlinda.
Setiap bakal calon wajib mengantongi minimal lima dukungan, atau setara 30 persen dari 17 unsur pemilik suara. Panitia akan memverifikasi seluruh berkas dukungan secara ketat. Langkah itu mencakup antisipasi dukungan ganda dari pimpinan kecamatan.