

MAKASSAR, Petta – Kontingen Kota Makassar mendulang 16 medali dari cabang olahraga (cabor) judo pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026. Raihan tersebut terdiri atas lima medali emas, enam perak, dan lima perunggu.
Berdasarkan daftar perolehan medali sementara Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Sulawesi Selatan, Makassar menempati posisi kedua dalam klasemen cabor judo.
Makassar berada di bawah Kabupaten Pangkep yang memimpin perolehan medali dengan sembilan emas, empat perak, dan tiga perunggu. Sementara itu, Kabupaten Bone menempati posisi ketiga dengan dua emas, dua perak, dan delapan perunggu.
Makassar unggul dalam perolehan medali perak
Dari total 16 medali yang dikumpulkan, enam di antaranya merupakan medali perak. Jumlah tersebut menjadi perolehan perak terbanyak dalam daftar sementara cabor judo Porprov Sulsel 2026.
Selain Makassar, sejumlah daerah juga berhasil membawa pulang medali dari cabang olahraga ini. Kabupaten Bantaeng mengoleksi satu emas, satu perak, dan enam perunggu.
Kemudian, Kota Palopo memperoleh satu emas dan satu perunggu. Kabupaten Wajo dan Luwu Timur masing-masing mengumpulkan dua perak dan dua perunggu.
Adapun Kabupaten Maros meraih dua perak dan satu perunggu. Sementara itu, Tana Toraja mengoleksi dua perunggu, sedangkan Luwu Utara dan Kepulauan Selayar masing-masing meraih satu perunggu. Kabupaten Sinjai juga memperoleh satu medali perunggu.
Persaingan medali judo Porprov Sulsel 2026
Secara keseluruhan, cabang olahraga judo telah menghasilkan 69 medali yang terdiri atas 18 emas, 18 perak, dan 33 perunggu berdasarkan daftar sementara tersebut.
Raihan lima medali emas menempatkan Makassar dalam persaingan papan atas cabor judo bersama Pangkep. Perolehan ini menjadi kontribusi kontingen Makassar dalam persaingan olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Namun, daftar tersebut masih bersifat sementara. Perkembangan perolehan medali dapat berubah mengikuti penyelesaian pertandingan pada cabang olahraga judo Porprov XVIII Sulawesi Selatan 2026 yang digelar di Kabupaten Bone dan Wajo.