Andi Ina Kartika Sari Minta PMI Kecamatan Selalu Hadir di Tengah Masyarakat Barru

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barru menggelar Orientasi Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Barru. Kegiatan yang berlangsung di Maskas PMI Barru ini dibuka secara resmi oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari selaku Pelindung PMI Kabupaten Barru,Sabtu (13/6/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru mendorong jajaran pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) di tingkat kecamatan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan efektivitas pelayanan sosial. Langkah ini dinilai krusial guna memperkuat ketahanan wilayah dalam menghadapi potensi bencana alam maupun kedaruratan medis.

Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, yang juga bertindak sebagai Pelindung PMI Kabupaten Barru, membuka secara resmi agenda Orientasi Pengurus PMI Kecamatan se-Kabupaten Barru yang dipusatkan di Markas PMI Barru, Sabtu (13/6/2026).

Dalam arahannya, Andi Ina menekankan bahwa struktur kepengurusan di level kecamatan merupakan ujung tombak pergerakan organisasi yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi dinamika masyarakat di akar rumput.

“PMI adalah mitra pemerintah yang memiliki peran besar dalam membantu masyarakat. Karena itu saya berharap seluruh pengurus PMI Kecamatan dapat bekerja maksimal, aktif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan sosial maupun kemanusiaan yang ada di wilayahnya masing-masing,” ujar Andi Ina Kartika Sari.

Jadi Garda Terdepan Saat Bencana

Andi Ina menambahkan, eksistensi organisasi palang merah harus dirasakan secara riil oleh warga. Pengurus kecamatan diminta tidak pasif dan rutin menggelar program-program pemantik, mulai dari sosialisasi kebencanaan hingga aksi donor darah berkala.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan PMI sebagai organisasi yang selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya saat terjadi bencana, kegiatan sosial, donor darah, maupun berbagai program kemanusiaan lainnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PMI Kabupaten Barru Ir. Muhammad Yulianto Badwi menyampaikan bahwa performa pelayanan kemanusiaan di tingkat daerah sangat bertumpu pada soliditas roda organisasi di tingkat kecamatan.

Oleh karena itu, penguatan kapasitas melalui orientasi kedaruratan dan manajemen logistik ini akan dijadikan agenda pembinaan berkala bagi seluruh mitra di kecamatan.

“Kami berkomitmen mendukung PMI Kecamatan agar semakin aktif dan mampu menjalankan program-program kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Muhammad Yulianto Badwi menerangkan.

Terapkan Prinsip Palang Merah Internasional

Guna menyamakan persepsi operasional di lapangan, orientasi ini menghadirkan Diseminator PMI Muh. Askar sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Askar mengupas tuntas implementasi tujuh prinsip dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional termasuk prinsip kemanusiaan, kesamaan, dan kenetralan agar menjadi kompas moral bagi para sukarelawan saat terjun ke lokasi konflik maupun wilayah terdampak bencana.

Melalui pembekalan intensif ini, seluruh eksekutif kecamatan di bawah naungan PMI Barru diharapkan dapat mengadopsi sistem tata kelola organisasi yang bersih, akuntabel, serta profesional guna memberikan proteksi sosial yang maksimal kepada masyarakat.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts