
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru terus berupaya menekan angka pengangguran terbuka dengan menggenjot program peningkatan kompetensi kerja berbasis kebutuhan pasar. Langkah ini dilakukan melalui penguatan sinergi bersama kementerian terkait guna melahirkan wirausaha baru di tingkat daerah.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari meninjau langsung pelaksanaan Pelatihan Menjahit melalui program Tailor Made Training (TMT) Kementerian Ketenagakerjaan RI yang dipusatkan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Mitra Mandiri, Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Barru, Selasa (16/6/2026).
Program stimulus dari Kemenaker RI tersebut diikuti oleh 16 peserta yang merupakan warga lokal Kabupaten Barru. Kehadiran program TMT ini didesain secara khusus untuk melatih para peserta agar memiliki keahlian spesifik yang sinkron dengan permintaan industri garmen dan pasar kerja modern.
Dalam kunjungannya, Andi Ina disambut langsung oleh pemilik LPK Mitra Mandiri Masati, bersama jajaran instruktur. Kepala daerah perempuan ini melihat dekat proses fabrikasi pola, pengoperasian mesin jahit, hingga hasil karya busana yang telah diselesaikan oleh para peserta.

Asah Keterampilan untuk Dongkrak Ekonomi Keluarga
Saat berdialog dalam sesi tanya jawab yang berlangsung hangat, Andi Ina mengapresiasi keuletan para peserta yang didominasi oleh kelompok perempuan tersebut. Ia menegaskan bahwa intervensi modal keterampilan jauh lebih berharga untuk jangka panjang ketimbang bantuan sosial yang bersifat konsumtif.
Bupati memotivasi para peserta agar tidak sekadar bertujuan menjadi pekerja buruh pabrik, melainkan berani merintis ekosistem usaha mandiri (konveksi rumah tangga) yang dapat menyerap lapangan kerja baru di lingkungan sekitar mereka.
“Manfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan baik. Keterampilan yang diperoleh harus terus diasah dan dikembangkan agar dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun membangun usaha mandiri,” ujar Andi Ina Kartika Sari di hadapan para peserta.
Targetkan Lahirnya Wirausaha Baru
Melalui skema kurikulum Tailor Made Training, para lulusan pelatihan ini diharapkan memiliki standar sertifikasi kompetensi yang diakui. Hal ini menjadi modal kuat untuk mempercepat penetrasi tenaga kerja lokal ke sektor formal maupun penguatan sektor UMKM kreatif di Barru.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memfasilitasi dan mengawal para alumni pelatihan melalui program pendampingan dari dinas terkait, agar akses permodalan dan pemasaran produk mereka kelak dapat berjalan mulus.
Dalam kunjungan kerja strategis tersebut, Bupati Andi Ina didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Barru, Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Barru.