

MAKASSAR, Petta – Cuaca di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Selasa (3/11/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah. Meski demikian, sejumlah kecamatan berpotensi mengalami hujan ringan berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
Mengutip data BMKG, suhu udara di Makassar berkisar 25–32 derajat Celsius. Sementara itu, kelembapan udara diprakirakan berada pada rentang 59–93 persen, bergantung pada wilayah kecamatan.
Kondisi cuaca tersebut membuat masyarakat tetap perlu memperhatikan perkembangan informasi meteorologi, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan.
Prakiraan Cuaca Makassar Pagi hingga Malam
Secara umum, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Makassar diprakirakan cerah. Namun, terdapat perbedaan potensi hujan di beberapa kecamatan.
Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, berikut gambaran kondisi sejumlah wilayah:
- Kecamatan Makassar: Cerah, suhu 26–30 derajat Celsius.
- Mariso: Cerah, suhu 26–29 derajat Celsius.
- Mamajang: Cerah, suhu 26–30 derajat Celsius.
- Rappocini: Cerah, suhu 25–30 derajat Celsius.
- Manggala: Berpotensi hujan ringan, suhu 25–32 derajat Celsius.
- Tamalanrea: Cerah, suhu 25–31 derajat Celsius.
- Ujung Pandang: Cerah, suhu 26–29 derajat Celsius.
Adapun wilayah Kepulauan Sangkarrang diprakirakan cerah dengan suhu berkisar 28–29 derajat Celsius.
Suhu Udara Makassar Capai 32 Derajat Celsius
Selain kondisi cuaca, masyarakat juga perlu memperhatikan suhu udara yang relatif tinggi di sejumlah wilayah.
BMKG memprakirakan suhu tertinggi mencapai 32 derajat Celsius, terutama di Kecamatan Manggala. Sementara itu, suhu terendah diprakirakan berada di kisaran 25 derajat Celsius.
Kelembapan udara yang cukup tinggi juga dapat memengaruhi tingkat kenyamanan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Karena itu, masyarakat disarankan menjaga asupan cairan dan menggunakan pelindung dari paparan sinar matahari saat beraktivitas pada siang hari.
Warga Diminta Memantau Perubahan Cuaca
Meski sebagian besar wilayah Makassar diprakirakan cerah, potensi hujan ringan di sejumlah kecamatan tetap perlu diperhatikan.
Masyarakat yang beraktivitas di wilayah Manggala dan sekitarnya dapat menyiapkan perlengkapan hujan sebagai langkah antisipasi.
Selain itu, warga diimbau memantau pembaruan prakiraan cuaca melalui kanal resmi BMKG. Informasi cuaca dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.