
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat komitmen pembangunan berkelanjutan dengan menandatangani Kesepakatan Bersama (MoU) bersama Pilar Nusantara (PINUS) Sulawesi Selatan terkait penerapan Ecological Fiscal Transfer (EFT) dan pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Penandatanganan berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Lantai V Menara Mal Pelayanan Publik (MPP), Senin (29/12/2025), dan ditandatangani langsung oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari bersama Direktur PINUS Sulawesi Selatan, Syamsuddin Awing.
Turut menyaksikan penandatanganan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Barru Abubakar, S.Sos., serta Kepala Bappelitbangda Kabupaten Barru H. Andi Unru, ST., MSP, bersama jajaran tim PINUS Sulsel.
Dorong Insentif Fiskal Berbasis Kinerja Lingkungan
Kesepakatan ini menjadi pijakan awal bagi kedua pihak dalam mendorong penerapan skema fiskal berbasis kinerja lingkungan melalui mekanisme Ecological Fiscal Transfer. Skema ini dirancang untuk memberikan insentif kepada daerah yang memiliki komitmen dan capaian nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Ruang lingkup kerja sama mencakup sosialisasi konsep Transfer Anggaran Kabupaten berbasis Ekologi (TAKE) kepada perangkat daerah, peningkatan kapasitas organisasi perangkat daerah (OPD) terkait EFT, serta pendampingan penyusunan regulasi dan mekanisme verifikasi kinerja lingkungan.
Selain itu, kerja sama juga diarahkan pada pengembangan dokumen Integrated Areal Development (IAD) Perhutanan Sosial, penguatan ekonomi sirkular berbasis masyarakat, serta perluasan jejaring kemitraan pembangunan yang berwawasan lingkungan.
Bupati Tekankan Implementasi Hingga Tingkat Desa
Usai penandatanganan MoU, Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari menegaskan bahwa kesepakatan tersebut harus segera ditindaklanjuti dalam bentuk langkah teknis dan implementasi nyata, bukan sekadar berhenti pada dokumen kerja sama.
“Kerja sama ini harus memberikan dampak yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Implementasinya harus sampai ke desa, terutama dalam menjaga lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan,” tegas Bupati.
Ia juga meminta seluruh perangkat daerah terkait untuk mengawal pelaksanaan kerja sama ini secara konsisten dan mengintegrasikannya dengan perencanaan pembangunan daerah agar tujuan ekologis dan pembangunan berkelanjutan dapat berjalan beriringan.
Ke depan, kesepakatan bersama ini akan diturunkan dalam bentuk perjanjian kerja sama teknis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
