

Petta – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pemerintah tetap berlanjut memasuki Agustus 2026. Setidaknya ada enam program bantuan yang masih berjalan bulan ini, mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH) hingga bantuan pangan beras.
Seluruh program tersebut disalurkan dalam kerangka Triwulan III, yakni periode Juli hingga September 2026. Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai acuan utama untuk menentukan siapa saja yang berhak menerima bantuan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyebutkan bahwa pemerintah menargetkan penyaluran menjangkau lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat (KPM) pada kuartal ketiga ini.
“Jadi kita mau penyaluran bansos untuk kuartal ketiga bagi lebih dari 18 juta penerima manfaat,” papar Gus Ipul, dikutip dari KompasTV pada Kamis (9/7/2026).
Daftar 6 Bansos yang Masih Cair Agustus 2026
Berdasarkan penelusuran, berikut enam program bansos yang masih berjalan sepanjang Agustus 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau Program Sembako
- Program Indonesia Pintar (PIP)
- Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
- Bantuan Atensi Kementerian Sosial
- Bantuan Beras Pemerintah
Lantas, bagaimana rincian dan jadwal pencairan masing-masing program? Simak penjelasannya berikut ini.
PKH dan BPNT Masuk Tahap Ketiga
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, atau kesejahteraan sosial. Golongan penerima meliputi keluarga dengan ibu hamil, balita, anak sekolah, disabilitas berat, dan lansia.
Sementara itu, BPNT atau Program Sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan. Karena dicairkan sekaligus untuk tiga bulan, total saldo yang diterima KPM mencapai Rp600.000.
Perlu diketahui, aturan penerima BPNT berubah pada tahun ini. Hanya masyarakat pada desil 1 hingga 4 di DTSEN yang berhak menerima bantuan, sementara desil 5 tidak lagi masuk kriteria.
Adapun untuk anggaran, pemerintah menyiapkan alokasi hingga Rp43,8 triliun dengan target 18,3 juta KPM. Meski begitu, sekitar 2 juta penerima baru masih dalam proses pembukaan rekening kolektif.
Jadwal Pencairan Berbeda di Tiap Daerah
Pencairan tahap ketiga PKH dan BPNT sudah dimulai sejak 20 Juli 2026 secara bertahap. Melalui bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, estimasi pencairan berlangsung antara 10 hingga 31 Juli 2026.
Sementara itu, penyaluran lewat PT Pos Indonesia diperkirakan berjalan mulai 15 Juli hingga 5 Agustus 2026. Khusus wilayah 3T atau daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal, penyelesaian termin berikutnya baru dilakukan pada Agustus-September 2026.
Menariknya, daftar penerima pada tahap ini tidak selalu sama dengan tahap sebelumnya. Gus Ipul menjelaskan, perubahan penerima menjadi hal wajar setiap kali bansos disalurkan.
“Pasti ada perubahan penerima, ada yang meninggal, ada yang pindah tempat,” ujar Gus Ipul, dikutip dari KompasTV.
PIP dan Bansos Beras Ikut Cair
Di sektor pendidikan, PIP tetap disalurkan kepada peserta didik dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan. Status penerima PIP tidak bisa dicek lewat situs Cek Bansos Kemensos, melainkan melalui portal resmi Kementerian Pendidikan.
Sementara itu, PBI JK diberikan dalam bentuk bantuan pembayaran iuran jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan. Bantuan ini tidak berbentuk uang tunai, melainkan pembiayaan penuh iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung APBN atau APBD.
Adapun bansos beras disalurkan sebesar 10 kilogram per bulan untuk alokasi bulanan. Karena disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, sejumlah daerah bahkan membagikan hingga 30 kilogram beras dalam satu kali penyaluran.
Perlu dicatat, bantuan beras berbeda dari BPNT. Tidak semua penerima PKH atau BPNT otomatis mendapat jatah beras, karena sumber datanya mengacu pada data sosial ekonomi tersendiri.
Cara Cek Status Penerima Bansos secara Online
Untuk memastikan status penerima, masyarakat dapat mengikuti langkah berikut:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan NIK KTP pada kolom yang tersedia.
- Lengkapi kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol pencarian untuk melihat status dan periode penerimaan.
Sementara itu, untuk mengecek status PIP, masyarakat perlu mengakses pip.kemendikdasmen.go.id, lalu memasukkan NISN dan NIK untuk melihat status nominasi, aktivasi rekening, dan tahap pencairan.
Pemerintah mengimbau masyarakat memeriksa status hanya lewat kanal resmi serta menyimpan bukti pengecekan. Jika ditemukan ketidaksesuaian data, masyarakat bisa segera berkoordinasi dengan RT, RW, kepala desa, atau pendamping sosial setempat.
Dengan enam program yang berjalan bersamaan, masyarakat diimbau rutin memperbarui data agar tidak tertinggal dari daftar penerima bansos Triwulan III 2026.