

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru resmi menutup seluruh rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara penutupan dikemas dalam Malam Ramah Tamah dan Gebyar UMKM di Alun-Alun Colliq Pujie, Barru, Selasa (18/8/2026) malam.
Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari hadir didampingi Wakil Bupati Abustan A. Bintang, Sekda Barru, jajaran Forkopimda, serta pimpinan OPD setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Andi Ina mengapresiasi tinggi antusiasme masyarakat yang menyukseskan deretan kegiatan perayaan kemerdekaan tahun ini.
Salah satu hal unik yang menyita perhatian adalah keikutsertaan kaum bapak dalam lomba Senam Ta Bola-Bale yang jarang dijumpai di daerah lain.
“Biasanya lomba senam itu identik dengan ibu-ibu. Tetapi di Barru, bapak-bapak juga luar biasa. Bahkan ada kabupaten lain yang memberikan apresiasi karena baru mengetahui bahwa di Barru ada lomba senam yang pesertanya khusus bapak-bapak,” ujar Andi Ina.
Perputaran Ekonomi UMKM Capai Rp 780 Juta
Berdasarkan laporan resmi panitia pelaksana, sebanyak 81 tenant UMKM memadati Alun-Alun Colliq Pujie selama 12 hari pelaksanaan festival.
Ajang Gebyar UMKM ini mencatatkan estimasi perputaran uang mencapai Rp 780 juta. Capaian tersebut membuktikan momentum kemerdekaan mampu menggerakkan roda ekonomi kerakyatan secara nyata.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang mencintai dan membeli produk-produk UMKM kita. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus bangga terhadap produk lokal,” kata Andi Ina.
Selain itu, Andi Ina memuji terobosan Bapenda Barru yang menyediakan tenant pembayaran PBB di lokasi acara guna mempermudah akses warga.
Apresiasi dan Hadiah Kunjungan Kerja untuk Paskibraka
Sebagai bentuk penghargaan atas kedisiplinan mengibarkan Sang Merah Putih, Pemkab Barru memberikan apresiasi khusus kepada 35 anggota Paskibraka 2026 beserta pelatih dan pembina.
Pemerintah daerah mengagendakan keberangkatan rombongan Paskibraka Kabupaten Barru menuju Kabupaten Malang, Jawa Timur, pada 25 Agustus 2026 mendatang.
“Tidak mudah berada di posisi kalian. Banyak teman-teman kalian yang mengikuti seleksi, tetapi kalianlah yang terpilih dan dipercaya mengemban tugas ini. Simpan semua pengalaman baik yang kalian dapatkan sebagai bagian dari perjalanan hidup,” pesan Andi Ina.
Malam puncak penutupan dimeriahkan oleh aksi peragaan busana Nenek Lincah, tari tradisional, penampilan dai cilik, penyerahan piala lomba, serta nyanyian lagu nasional “Gebyar-Gebyar” bersama jajaran pimpinan daerah.