

Makassar, Petta – Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (Depinas) Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI), Mukhamad Misbakhun, membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XIX Dewan Pimpinan Daerah (Depidar) SOKSI Sulawesi Selatan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Swiss-Bell Hotel Waterfront, Makassar, Minggu (6/9/2026). Ratusan kader SOKSI dari kabupaten/kota se-Sulsel turut hadir dalam forum tersebut.
Dalam sambutannya, Misbakhun menekankan bahwa konsolidasi organisasi menjadi pekerjaan mendesak yang harus segera dijalankan. Menurutnya, langkah tersebut penting agar SOKSI dapat kembali berperan sebagai penopang Partai Golkar.
“Mau tidak mau kita bicara faktual yang sekarang. Ini menjadi tantangan sendiri. Kami ingin menyampaikan kader di daerah untuk terus konsolidasi. Memang tidak mudah konsolidasi,” kata Misbakhun.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses tersebut tetap harus dijalani. Sebab, konsolidasi menjadi urat nadi bagi keberlangsungan organisasi ke depan.
“Ini adalah pekerjaan yang paling melelahkan, paling capek, dan kemudian paling berat. Tapi ini harus dijalani, harus dilakukan,” ujarnya.
Sejarah Panjang SOKSI dan Golkar di Sulawesi
Selain soal konsolidasi, Misbakhun juga menyinggung sejarah panjang Partai Golkar di Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Menurutnya, daerah ini memiliki peran penting dalam perjalanan partai berlambang pohon beringin tersebut.
“Dalam sejarah partai Golkar, Sulawesi ini sejarah partai Golkar. Kita itu iri melihat teman teman di Sulawesi,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan bahwa SOKSI, bersama Kosgoro 1957 dan MKGR, merupakan organisasi kemasyarakatan yang memiliki keterkaitan historis dengan kelahiran Golkar. Karena itu, penguatan SOKSI dinilai akan turut memberi energi bagi konsolidasi partai secara keseluruhan.
Di sisi lain, Misbakhun menaruh harapan besar pada kepemimpinan Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir. Menurutnya, pengalaman panjang Andi Patarai di legislatif menjadi modal penting bagi organisasi.
“Di Sulawesi Selatan kami sadar bahwa kami harus bekerja keras. Kami sangat bangga, punya Bang Amir, karena pengalamannya. Tau cara membangun relasi politik,” tegasnya.
Golkar Sulsel Sambut Positif Peran SOKSI
Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), turut hadir dalam Rakerda tersebut. Ia menyatakan dukungannya terhadap penguatan peran SOKSI di tingkat kabupaten/kota.
IAS mengaku pernah merasakan langsung peran SOKSI dan Kosgoro sebagai kekuatan massa Golkar pada masa lalu. Karena itu, ia berharap kekuatan tersebut dapat kembali dihidupkan.
“Kalau ada kegiatan Golkar kemudian kita butuh massa, ujungnya adalah minta SOKSI sama Kosgoro,” kata Ilham.
Namun, ia juga mengakui bahwa kondisi SOKSI di sejumlah daerah saat ini masih perlu diperkuat. Oleh sebab itu, ia mendorong agar SOKSI dan Golkar tidak lagi berjalan sendiri-sendiri.
“SOKSI harus bisa bergandengan tangan dengan Golkar, tidak lagi harus saling membesarkan dan mengecilkan, tetapi harus bergandengan tangan,” tegasnya.
Program Kerja Disiapkan, SOKSI Siap Perkuat Kaderisasi
Sementara itu, Ketua Depidar SOKSI Sulsel, Andi Patarai Amir, menyampaikan bahwa Rakerda menjadi momentum untuk menyusun program organisasi. Program tersebut nantinya akan diselaraskan dengan agenda Partai Golkar ke depan.
“Kami ingin mensinkronkan program-program kerja dengan Partai Golkar,” kata Andi Patarai.
Ia menambahkan, salah satu program utama yang akan diperkuat adalah P2KB sebagai bagian dari upaya merekrut dan membina kader baru. Menurutnya, SOKSI tidak boleh hanya mengandalkan dukungan dari partai.
“SOKSI tidak boleh hanya dibesarkan oleh Partai Golkar saja, tetapi harus ikut membesarkan Partai Golkar,” tegas Andi Patarai Amir.
Turut hadir dalam Rakerda tersebut Sekjen Depinas SOKSI Puteri Komarudin, Bendahara Umum Depinas SOKSI A.A Bagus Adhi Mahendra Putra, Wakil Ketua Umum Depinas SOKSI Hakim Komaruddin, Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, serta Wakil Ketua DPRD Sulsel Rahman Pina.