Bupati Barru Siapkan Bonus Umrah untuk Kafilah MTQ yang Berhasil Juara

Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang secara resmi melepas Kafilah Kabupaten Barru untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros yang berlangsung di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Sabtu (11/4/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Wakil Bupati Barru, Abustan Andi Bintang, melepas secara resmi 120 orang kafilah Kabupaten Barru untuk berlaga di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Maros. Pelepasan berlangsung khidmat di Baruga Singkeru Adae, Rumah Jabatan Bupati Barru, Sabtu (11/4/2026) pagi.

Mewakili Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari, Abustan menekankan pentingnya manajemen stres bagi para peserta. Ia mengingatkan bahwa tekanan mental seringkali menjadi penghambat utama bagi peserta unggulan untuk tampil maksimal di atas panggung.

“Anak-anak kita harus bahagia kalau mau tampil maksimal. Jangan sampai stres. Saya minta tim pendamping memperhatikan kebutuhan mereka, jangan sampai terlambat makan. Kalau perlu dapur siap 1×24 jam,” tegas Abustan di hadapan para ofisial dan peserta.

Disiplin dan Kekuatan Spiritual

Selain faktor fisik dan gizi, Wakil Bupati meminta para peserta untuk disiplin dalam menjaga ritme istirahat dan mengurangi penggunaan telepon genggam selama masa kompetisi. Menurutnya, keberhasilan teknis seperti kualitas suara harus dibarengi dengan kedekatan spiritual kepada sang pencipta.

“Sehebat apa pun suara kita, kalau Allah tidak berkehendak, tidak akan jadi. Maka perbanyak doa dan bangun tahajud. Juara itu penting, tapi tujuan akhirnya adalah menjadikan Al-Qur’an sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sebagai bentuk motivasi nyata, Pemerintah Kabupaten Barru berencana mengusulkan pemberian hadiah umrah bagi para peserta yang berhasil menyabet gelar juara di tingkat provinsi. “Insya Allah, hal ini akan kami laporkan dan mohonkan izin kepada Ibu Bupati sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka,” ungkapnya.

Target Masuk 10 Besar Provinsi

Ketua LPTQ Kabupaten Barru yang diwakili Asisten I, H. Jamaluddin, melaporkan bahwa kafilah Barru telah siap bertanding di Maros mulai tanggal 12 hingga 18 April 2026. Barru mengirimkan delegasi penuh untuk mengikuti berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah, Hifdzil Qur’an, Kaligrafi, hingga Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

“Tahun ini kami menargetkan peningkatan prestasi dengan harapan dapat menembus 10 besar tingkat provinsi. Ini juga bagian dari menjaga nama baik Barru sebagai ‘Kota Santri’,” jelas Jamaluddin.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Barru, H. Imran, menegaskan bahwa prinsip utama kafilah tahun ini adalah tampil untuk menang, bukan sekadar berpartisipasi. Ia berharap semangat “pergi berlomba harus juara” tertanam kuat di sanubari setiap peserta.

Membawa Nama “Al-Barru”

Menutup arahannya, Abustan mengingatkan filosofi nama “Barru” yang selaras dengan asmaul husna Al-Barru (Maha Baik). Ia berpesan agar seluruh anggota kafilah menunjukkan akhlak mulia selama berada di Kabupaten Maros.

“Tunjukkan akhlak terbaik di kampung orang. Hadapi setiap dinamika dengan sabar dan ikhlas menerima setiap hasil. Jagalah nama baik daerah kita,” pungkasnya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts