
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru resmi menjalin kerja sama strategis dengan Politeknik STIA LAN Makassar. Kolaborasi ini dikunci melalui penandatanganan nota kesepakatan bersama (Memorandum of Understanding/MoU) yang berlangsung di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Barru, Jumat (5/6/2026).
Kemitraan ini membidik pemanfaatan riset akademis sebagai landasan pembuatan kebijakan daerah, sekaligus akselerasi reformasi birokrasi dan penguatan ekonomi di tingkat desa.
“Kami siap bersinergi antara Pemerintah Kabupaten Barru dan STIA LAN Makassar. Di tengah keterbatasan anggaran yang ada saat ini, Kabupaten Barru harus tetap mampu melahirkan berbagai inovasi, dan kemitraan dengan perguruan tinggi adalah salah satu kunci strategisnya,” kata Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari saat memimpin jalannya audiensi.

Riset Kampus Jadi Formula Kebijakan Daerah
Andi Ina menjelaskan bahwa salah satu poin krusial dalam kesepakatan ini adalah pemanfaatan hasil-hasil penelitian mutakhir dari civitas akademika STIA LAN Makassar.
Hasil riset dan kajian teoritis tersebut nantinya tidak hanya menjadi arsip kampus, melainkan dikonversi menjadi dokumen rekomendasi kebijakan publik. Dokumen ini bakal menyajikan potret riil kondisi sosial-ekonomi di lapangan, sehingga meminimalisasi salah sasaran dalam program pembangunan daerah karena sudah berbasis data (data-driven policy).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Barru didampingi oleh tim delegasi yang komplet, mulai dari Asisten 1, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida), Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Kepala BKPSDM, serta para Kabag dari bidang pemerintahan, hukum, dan organisasi.
Sementara itu, delegasi Politeknik STIA LAN Makassar dipimpin langsung oleh Direktur Dr. Sulaeman, M.Si., Wakil Direktur I Prof. Dr. Najmi Kamariah, SE., M.Si., Wakil Direktur III Dr. Alam Tauhid Syukur, S.Sos., M.Si., Ketua Jurusan Dr. Deasy Mauliana, S.H., M.H., dan Kepala Unit P3M Erwin Musdah, S.IP, M.IP.
Sasar SOP Desa dan Kemasan UMKM
Dari sisi praktis, pihak STIA LAN Makassar mendorong agar kolaborasi ini langsung diwujudkan di unit pemerintahan terkecil melalui program pengabdian masyarakat oleh mahasiswa. Perguruan tinggi kedinasan ini meminta para kepala desa di Barru aktif mendampingi mahasiswa untuk mengarsiteki dua agenda utama.
Pertama, penataan tata kelola pemerintahan desa. Mahasiswa akan mendampingi aparatur desa dalam memetakan dan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pelayanan publik, sehingga alur birokrasi di desa menjadi lebih prima, transparan, dan akuntabel.
Kedua, program ini menyasar sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) desa. Kehadiran kalangan akademisi diharapkan mampu mengintervensi kualitas hilirisasi produk lokal masyarakat, salah satunya lewat sentuhan inovasi dan perbaikan kemasan (packaging) produk makanan agar memiliki nilai jual tinggi dan mampu bersaing di pasar modern.
Melalui kemitraan yang terintegrasi ini, Pemkab Barru dan Politeknik STIA LAN Makassar optimistis bisa melahirkan stimulus baru yang berdampak langsung pada mutu pelayanan publik dan perputaran roda ekonomi warga Barru.