Bazar UMKM Barru, Andi Ina Sebut Kopi Gattareng Punya Potensi Tembus Pasar Nasional

Andi Ina Kartika Sari saat menggelar Pameran dan Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026 di Halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Barru, Senin (22/6/2026). (©Humas Barru)

Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru terus memacu penguatan sektor ekonomi kreatif sebagai katup penyelamat ekonomi daerah. Hilirisasi produk lokal berbasis komoditas unggulan wilayah kini diintensifkan guna memperluas penciptaan lapangan kerja baru bagi masyarakat.

Komitmen tersebut ditegaskan oleh Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari saat membuka Pameran dan Bazar UMKM dalam rangka memperingati Hari Kewirausahaan dan UMKM Nasional 2026. Agenda strategis ini dipusatkan di Halaman Kantor Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kabupaten Barru, Senin (22/6/2026).

Acara yang diikuti oleh pelaku usaha mikro dari tujuh kecamatan se-Kabupaten Barru ini mengolaborasikan pameran produk lokal dengan program Pelatihan Wirausaha demi mendongkrak daya saing tata kelola bisnis kecil.

“Kami ingin pemerintah selalu hadir untuk UMKM di Barru. Kegiatan ini menjadi ajang promosi yang penting agar produk-produk lokal semakin dikenal luas. Ke depan, kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan,” ujar Andi Ina Kartika Sari dalam sambutannya.

Dorong Komoditas Kopi dan Olahan Perikanan

Dalam kesempatan tersebut, Andi Ina memberikan atensi khusus pada besarnya potensi agribisnis di dataran tinggi Barru, salah satunya varietas kopi asal wilayah Gattareng yang dikenal memiliki karakteristik cita rasa yang khas.

Menurut dia, jika komoditas seperti Kopi Gattareng ini dikemas secara profesional dan didukung manajemen pemasaran digital yang kuat, sektor ini mampu menjadi motor penggerak baru bagi kesejahteraan warga desa.

Seusai seremoni pembukaan, Andi Ina didampingi jajaran pimpinan dinas berkeliling meninjau stan pameran. Selain berdialog mengenai kendala permodalan dan sertifikasi halal dengan pelaku usaha, bupati perempuan pertama di Barru ini juga mencicipi sejumlah produk olahan perikanan, termasuk abon ikan yang menjadi komoditas andalan pesisir Barru.

“Dengan adanya pembinaan dan wadah seperti ini, kita berharap UMKM Barru semakin berkembang, naik kelas, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutur Andi Ina menambahkan.

Sinergi Perbankan dan Bulog

Sementara itu, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Barru dalam laporannya menegaskan bahwa posisi UMKM merupakan tulang punggung perekonomian yang tahan terhadap guncangan krisis global. Oleh karena itu, skema penguatan iklim usaha di Barru kini dirancang secara makro dengan melibatkan ekosistem perbankan untuk akses kredit usaha rakyat (KUR) serta kemitraan distribusi.

Optimisme ini diperkuat dengan kehadiran sejumlah pemangku kepentingan kunci dalam pembukaan pameran tersebut, di antaranya Ketua Pengadilan Agama Barru, Asisten II Setda Barru, pimpinan OPD, Ketua TP PKK, pimpinan perbankan, hingga perwakilan Bulog Divre Parepare.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts