Bidang IX HIPMI Makassar Buka Akses Pelatihan dan Modal bagi PKL dan Pelaku UMKM

Ketua Bidang IX BPC HIPMI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram.

Makassar, Petta – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) BPC Kota Makassar menyatakan kesiapannya untuk mendampingi pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak penertiban oleh Pemerintah Kota Makassar, sekaligus memperkuat ekosistem usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kota tersebut secara menyeluruh.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Bidang IX BPC HIPMI Kota Makassar, Baso Muhammad Ikram, yang membidangi UMKM, Koperasi, dan Kewirausahaan.

Menurut Ikram, langkah penertiban yang diambil Pemkot Makassar merupakan bagian dari upaya penataan kota yang perlu direspons dengan program pemberdayaan ekonomi yang konkret bukan hanya solusi jangka pendek.

“HIPMI siap menjadi mitra aktif Pemerintah Kota Makassar dalam memberdayakan UMKM. Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan penataan juga diikuti dengan penguatan ekonomi masyarakat, sehingga pelaku usaha tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas,”

Baso Muhammad Ikram, Ketua Bidang IX BPC HIPMI Kota Makassar

Ikram yang juga menjabat sebagai Ketua DPD KNPI Kota Makassar itu menegaskan, pendekatan HIPMI tidak bersifat reaktif semata. Organisasi pengusaha muda tersebut ingin menyasar penguatan ekosistem UMKM secara struktural dan berkelanjutan.

Empat Program Disiapkan

Untuk mewujudkan komitmen itu, HIPMI Makassar menyiapkan empat program utama.

Pertama, pelatihan kewirausahaan dan manajemen usaha mencakup pengelolaan usaha, strategi pemasaran, hingga penguatan daya saing produk.

Kedua, pendampingan dan transformasi usaha. Program ini mendorong PKL dan pelaku UMKM untuk naik kelas melalui inovasi produk, digitalisasi, serta integrasi ke dalam rantai pasok yang lebih luas.

Ketiga, fasilitasi akses permodalan. HIPMI akan berperan sebagai penghubung antara pelaku usaha kecil dengan lembaga keuangan dan perbankan guna membuka akses pembiayaan yang inklusif.

Keempat, penguatan ekosistem UMKM berbasis kolaborasi dengan membangun sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan sektor swasta untuk menciptakan ruang usaha yang lebih tertata dan produktif.

Dorong Kolaborasi dengan Pemkot

BPC HIPMI Kota Makassar juga menyatakan kesiapannya untuk berkolaborasi langsung dengan Pemerintah Kota Makassar dalam merumuskan program pemberdayaan UMKM yang lebih tepat sasaran.

Ikram optimistis, dengan sinergi yang solid antara organisasi pengusaha muda, pemerintah, dan pelaku usaha, UMKM di Kota Makassar dapat tumbuh menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Posts