
Barru, Petta – Pemerintah Kabupaten Barru mempertegas komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan berbasis agama. Dalam acara Halal Bihalal Terpadu yang digelar Kerukunan Santri Asal Kabupaten Barru (KESAN AKRAB) dan Ikatan Alumni DDI (IADI) di Lantai VI Mal Pelayanan Publik (MPP) Barru, Minggu (5/4/2026), Bupati Andi Ina Kartika Sari menawarkan fasilitas promosi daerah untuk kepentingan pesantren.
Salah satu bentuk dukungan konkret yang ditawarkan adalah pemanfaatan infrastruktur digital milik Pemkab Barru. Bupati mempersilakan pihak Pondok Pesantren DDI Mangkoso untuk menggunakan videotron di perempatan Tugu Payung sebagai sarana publikasi program-program keagamaan.
“Pemerintah Daerah siap membantu dan mendukung apa yang dibutuhkan oleh Pondok Pesantren DDI Mangkoso terkait program-program yang dijalankan. Termasuk pemanfaatan videotron, silakan dimanfaatkan jika ada program yang ingin dipromosikan,” ujar Andi Ina di hadapan para alumni dan santri.
Peran Strategis DDI Mangkoso
Menurut Andi Ina, DDI Mangkoso bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan pilar utama pembangunan bidang keagamaan di Barru. Pesantren ini dinilai telah sukses melahirkan ulama dan tokoh masyarakat yang berperan aktif dalam menjaga moderasi beragama serta membina akhlak generasi muda.
Kontribusi tersebut dirasakan tidak hanya di lingkungan pesantren, tetapi juga melalui jejaring alumni yang tersebar luas sebagai penggerak dakwah di berbagai wilayah.
“Pemerintah daerah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya karena DDI Mangkoso memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Pesan Wakaf dan Amal Jariyah
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso, Anregurutta (AGH) Prof. Dr. H. M. Faried Wajedy, menyampaikan hikmah Halal Bihalal dengan fokus pada kesadaran berwakaf. Ia mengajak para santri dan alumni untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai titik tolak memperkuat amal jariyah.
“Momentum Halal Bihalal tidak hanya sebagai ajang saling memaafkan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen dalam mendukung kemajuan umat melalui wakaf dan kontribusi nyata lainnya,” pesan AGH Faried Wajedy.
Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barru Abustan Andi Bintang serta jajaran pimpinan OPD ini berlangsung khidmat. Sinergi antara pesantren, alumni, dan pemerintah diharapkan menjadi motor penggerak pembangunan sumber daya manusia yang unggul secara intelektual namun tetap berpijak pada nilai-nilai religi.
